Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Eratex Djaja Tbk. (ERTX) vs Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. (MAHA)

Eratex Djaja Tbk.Trading
Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Eratex Djaja Tbk. dan Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk.: Eratex Djaja Tbk. diperdagangkan di Rp147 (kapitalisasi pasar 190,41 M, volume 24 jam 3,3 jt), sedangkan Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. diperdagangkan di Rp140 (kapitalisasi pasar 2,35 T, volume 24 jam 1,61 jt). Perbedaan utamanya: Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. jauh lebih besar — sekitar 12,3× kapitalisasi pasar Eratex Djaja Tbk., dan Eratex Djaja Tbk. lebih aktif diperdagangkan (3,3 jt vs 1,61 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ERTXMAHA
Kapitalisasi Pasar
190,41 M2,35 T
Volume
3,3 jt1,61 jt
Lot
32,95 rb16,07 rb
Perputaran
495,03 jt224,77 jt
Harga Rata-rata
150,22139,86
Nilai Transaksi
495,03 jt224,77 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
147140
Volume Ekuilibrium Indikatif
424940

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ERTX
Lihat detail
MAHA
Lihat detail

Tentang Eratex Djaja Tbk.

PT Eratex Djaja Tbk (the "Entity") was established in the framework of Foreign Capital Investment Law No.1, 1967 by Notarial Deed No.7 dated October 12, 1972 based on Deed prepared by Koerniatini Karim, Public Notary in Jakarta. Founded in 1972 as a joint venture company between PT Private Development Finance Company of Indonesia Ltd. and Limmen Investment Ltd., Unisouh Holding Ltd., Eastern Cotton Mills Ltd. Yarn spinning factory was built in 1973 on 17 ha of land in Probolinggo.

Selengkapnya di halaman ERTX

Tentang Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk.

PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. (the Company) is a limited liability company established in the Republic of Indonesia based on Notarial Deed of Julia Rochana Murat, S.H., No. 18 dated January 25, 1994. The Company started commercial activities in 1994.

Selengkapnya di halaman MAHA