Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Eratex Djaja Tbk. (ERTX) vs Nitrasanata Dharma Tbk. (JECX)

Eratex Djaja Tbk.Trading
Nitrasanata Dharma Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Eratex Djaja Tbk. dan Nitrasanata Dharma Tbk.: Eratex Djaja Tbk. diperdagangkan di Rp147 (kapitalisasi pasar 190,41 M, volume 24 jam 3,3 jt), sedangkan Nitrasanata Dharma Tbk. diperdagangkan di Rp1.405 (kapitalisasi pasar 4,31 T, volume 24 jam 52,15 jt). Perbedaan utamanya: Nitrasanata Dharma Tbk. jauh lebih besar — sekitar 22,6× kapitalisasi pasar Eratex Djaja Tbk., dan Nitrasanata Dharma Tbk. lebih aktif diperdagangkan (52,15 jt vs 3,3 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ERTXJECX
Kapitalisasi Pasar
190,41 M4,31 T
Volume
3,3 jt52,15 jt
Lot
32,95 rb521,52 rb
Perputaran
495,03 jt74,6 M
Harga Rata-rata
150,221.430,42
Nilai Transaksi
495,03 jt74,6 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1471.405
Volume Ekuilibrium Indikatif
4243,91 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ERTX
Lihat detail
JECX
Lihat detail

Tentang Eratex Djaja Tbk.

PT Eratex Djaja Tbk (the "Entity") was established in the framework of Foreign Capital Investment Law No.1, 1967 by Notarial Deed No.7 dated October 12, 1972 based on Deed prepared by Koerniatini Karim, Public Notary in Jakarta. Founded in 1972 as a joint venture company between PT Private Development Finance Company of Indonesia Ltd. and Limmen Investment Ltd., Unisouh Holding Ltd., Eastern Cotton Mills Ltd. Yarn spinning factory was built in 1973 on 17 ha of land in Probolinggo.

Selengkapnya di halaman ERTX

Tentang Nitrasanata Dharma Tbk.

PT Nitrasanata Dharma Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 526 of Richardus Nangkih Sinulingga, S.H., dated November 28, 1990. The Company started its commercial operations in 1990. PT Magna Selaras Lestari is the controlling entity of the Company, and Dr. Darwan Madja Purba, SpM(K) as ultimate beneficial owner of the Company.

Selengkapnya di halaman JECX