Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Eratex Djaja Tbk. (ERTX) vs Jasa Armada Indonesia Tbk. (IPCM)

Eratex Djaja Tbk.Trading
Jasa Armada Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Eratex Djaja Tbk. dan Jasa Armada Indonesia Tbk.: Eratex Djaja Tbk. diperdagangkan di Rp189 (kapitalisasi pasar 243,16 M, volume 24 jam 699,1 rb), sedangkan Jasa Armada Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp304 (kapitalisasi pasar 1,6 T, volume 24 jam 265,2 rb). Perbedaan utamanya: Jasa Armada Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 6,6× kapitalisasi pasar Eratex Djaja Tbk., dan Eratex Djaja Tbk. lebih aktif diperdagangkan (699,1 rb vs 265,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ERTXIPCM
Kapitalisasi Pasar
243,16 M1,6 T
Volume
699,1 rb265,2 rb
Lot
6,99 rb2,65 rb
Perputaran
131,1 jt80,37 jt
Harga Rata-rata
187,53303,06
Nilai Transaksi
131,1 jt80,37 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
189304
Volume Ekuilibrium Indikatif
59118

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ERTX
Lihat detail
IPCM
Lihat detail

Tentang Eratex Djaja Tbk.

PT Eratex Djaja Tbk (the "Entity") was established in the framework of Foreign Capital Investment Law No.1, 1967 by Notarial Deed No.7 dated October 12, 1972 based on Deed prepared by Koerniatini Karim, Public Notary in Jakarta. Founded in 1972 as a joint venture company between PT Private Development Finance Company of Indonesia Ltd. and Limmen Investment Ltd., Unisouh Holding Ltd., Eastern Cotton Mills Ltd. Yarn spinning factory was built in 1973 on 17 ha of land in Probolinggo.

Selengkapnya di halaman ERTX

Tentang Jasa Armada Indonesia Tbk.

PT Jasa Armada Indonesia (“the Company") was established based on Notarial Deed No. 24 dated July 10, 2013 of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., notary in Jakarta. The Company’s parent is PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) and the Company’s ultimate parent is the Government of the Republic of Indonesia.

Selengkapnya di halaman IPCM