Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Eratex Djaja Tbk. (ERTX) vs Indika Energy Tbk. (INDY)

Eratex Djaja Tbk.Trading
Indika Energy Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Eratex Djaja Tbk. dan Indika Energy Tbk.: Eratex Djaja Tbk. diperdagangkan di Rp147 (kapitalisasi pasar 190,41 M, volume 24 jam 3,3 jt), sedangkan Indika Energy Tbk. diperdagangkan di Rp2.240 (kapitalisasi pasar 11,62 T, volume 24 jam 11,92 jt). Perbedaan utamanya: Indika Energy Tbk. jauh lebih besar — sekitar 61× kapitalisasi pasar Eratex Djaja Tbk., dan Indika Energy Tbk. lebih aktif diperdagangkan (11,92 jt vs 3,3 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ERTXINDY
Kapitalisasi Pasar
190,41 M11,62 T
Volume
3,3 jt11,92 jt
Lot
32,95 rb119,24 rb
Perputaran
495,03 jt26,93 M
Harga Rata-rata
150,222.258,53
Nilai Transaksi
495,03 jt26,93 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1472.240
Volume Ekuilibrium Indikatif
424761

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ERTX
Lihat detail
INDY
Lihat detail

Tentang Eratex Djaja Tbk.

PT Eratex Djaja Tbk (the "Entity") was established in the framework of Foreign Capital Investment Law No.1, 1967 by Notarial Deed No.7 dated October 12, 1972 based on Deed prepared by Koerniatini Karim, Public Notary in Jakarta. Founded in 1972 as a joint venture company between PT Private Development Finance Company of Indonesia Ltd. and Limmen Investment Ltd., Unisouh Holding Ltd., Eastern Cotton Mills Ltd. Yarn spinning factory was built in 1973 on 17 ha of land in Probolinggo.

Selengkapnya di halaman ERTX

Tentang Indika Energy Tbk.

Indika Energy, PT (the company) was established under its original name of Dipta Diwangkara on Oct 19, 2000 then changed to PT Indika Energy based on Notaries Deed dated Aug 13, 2004.The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 115 of Sutjipto, S.H., dated Feb 25, 2008, concerning among others, the change in par value, the Company’s name, and public offering.

Selengkapnya di halaman INDY