Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Eratex Djaja Tbk. (ERTX) vs Indo-Rama Synthetics Tbk. (INDR)

Eratex Djaja Tbk.Trading
Indo-Rama Synthetics Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Eratex Djaja Tbk. dan Indo-Rama Synthetics Tbk.: Eratex Djaja Tbk. diperdagangkan di Rp147 (kapitalisasi pasar 190,41 M, volume 24 jam 3,3 jt), sedangkan Indo-Rama Synthetics Tbk. diperdagangkan di Rp2.030 (kapitalisasi pasar 1,33 T, volume 24 jam 79,1 rb). Perbedaan utamanya: Indo-Rama Synthetics Tbk. jauh lebih besar — sekitar 7× kapitalisasi pasar Eratex Djaja Tbk., dan Eratex Djaja Tbk. lebih aktif diperdagangkan (3,3 jt vs 79,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ERTXINDR
Kapitalisasi Pasar
190,41 M1,33 T
Volume
3,3 jt79,1 rb
Lot
32,95 rb791
Perputaran
495,03 jt165,69 jt
Harga Rata-rata
150,222.094,65
Nilai Transaksi
495,03 jt165,69 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1472.030
Volume Ekuilibrium Indikatif
42418

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ERTX
Lihat detail
INDR
Lihat detail

Tentang Eratex Djaja Tbk.

PT Eratex Djaja Tbk (the "Entity") was established in the framework of Foreign Capital Investment Law No.1, 1967 by Notarial Deed No.7 dated October 12, 1972 based on Deed prepared by Koerniatini Karim, Public Notary in Jakarta. Founded in 1972 as a joint venture company between PT Private Development Finance Company of Indonesia Ltd. and Limmen Investment Ltd., Unisouh Holding Ltd., Eastern Cotton Mills Ltd. Yarn spinning factory was built in 1973 on 17 ha of land in Probolinggo.

Selengkapnya di halaman ERTX

Tentang Indo-Rama Synthetics Tbk.

PT. Indo-Rama Synthetics Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11 year 1970 based on Notarial DeedNo. 21 dated April 3, 1974, of Gustaaf Hoemala Soangkoepon Loemban Tobing, SH, public notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman INDR