Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Eratex Djaja Tbk. (ERTX) vs Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP)

Eratex Djaja Tbk.Trading
Gunung Raja Paksi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Eratex Djaja Tbk. dan Gunung Raja Paksi Tbk.: Eratex Djaja Tbk. diperdagangkan di Rp147 (kapitalisasi pasar 190,41 M, volume 24 jam 3,3 jt), sedangkan Gunung Raja Paksi Tbk. diperdagangkan di Rp296 (kapitalisasi pasar 3,56 T, volume 24 jam 344,8 rb). Perbedaan utamanya: Gunung Raja Paksi Tbk. jauh lebih besar — sekitar 18,7× kapitalisasi pasar Eratex Djaja Tbk., dan Eratex Djaja Tbk. lebih aktif diperdagangkan (3,3 jt vs 344,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ERTXGGRP
Kapitalisasi Pasar
190,41 M3,56 T
Volume
3,3 jt344,8 rb
Lot
32,95 rb3,45 rb
Perputaran
495,03 jt101,61 jt
Harga Rata-rata
150,22294,7
Nilai Transaksi
495,03 jt101,61 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
147296
Volume Ekuilibrium Indikatif
42415

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ERTX
Lihat detail
GGRP
Lihat detail

Tentang Eratex Djaja Tbk.

PT Eratex Djaja Tbk (the "Entity") was established in the framework of Foreign Capital Investment Law No.1, 1967 by Notarial Deed No.7 dated October 12, 1972 based on Deed prepared by Koerniatini Karim, Public Notary in Jakarta. Founded in 1972 as a joint venture company between PT Private Development Finance Company of Indonesia Ltd. and Limmen Investment Ltd., Unisouh Holding Ltd., Eastern Cotton Mills Ltd. Yarn spinning factory was built in 1973 on 17 ha of land in Probolinggo.

Selengkapnya di halaman ERTX

Tentang Gunung Raja Paksi Tbk.

PT. Gunung Raja Paksi Tbk (the Company) was established under the name of PT Gunung Naga Mas based on Notarial Deed No.229 of Chairani Bustami,S.H. dated August 20,1990 that was amended by Notarial Deed No.25 dated June 6,1991. The change from Foreign Capital Investment (“FCI”) to Domestic Capital Investment (“DCI”) has been approved by the Capital Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia in its Letter No.346/1/IP/PMDN/2016 dated December 15, 2016.

Selengkapnya di halaman GGRP