Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) vs Super Bank Indonesia Tbk. (SUPA)

Erajaya Swasembada Tbk.Trading
Super Bank Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Erajaya Swasembada Tbk. dan Super Bank Indonesia Tbk.: Erajaya Swasembada Tbk. diperdagangkan di Rp362 (kapitalisasi pasar 5,74 T, volume 24 jam 26,16 jt), sedangkan Super Bank Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp585 (kapitalisasi pasar 19,46 T, volume 24 jam 10,03 jt). Perbedaan utamanya: Super Bank Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,4× kapitalisasi pasar Erajaya Swasembada Tbk., dan Erajaya Swasembada Tbk. lebih aktif diperdagangkan (26,16 jt vs 10,03 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ERAASUPA
Kapitalisasi Pasar
5,74 T19,46 T
Volume
26,16 jt10,03 jt
Lot
261,63 rb100,32 rb
Perputaran
9,41 M5,86 M
Harga Rata-rata
359,75584,5
Nilai Transaksi
9,41 M5,86 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
362585
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,96 rb2,54 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ERAA
Lihat detail
SUPA
Lihat detail

Tentang Erajaya Swasembada Tbk.

PT Erajaya Swasembada Tbk (the Company) was established in Jakarta based on Notarial Deed No.7 of Myra Yuwono, S.H., dated October 8, 1996. Erajaya Group is the official distributor for 10 international mobile communication brands and an authorised partner for major mobile operators. Recently, the Group has launched its own mobile handset under the name of Venera. In 1996, PT Erajaya Swasembada, or Erajaya, the establishment of what we know today as the Erajaya Group, was incorporated.

Selengkapnya di halaman ERAA

Tentang Super Bank Indonesia Tbk.

PT Super Bank Indonesia Tbk. (hereinafter referred to as the Bank) formerly under the name of PT Bank Fama International was established by Deed No. 36 on 5 March 1993, before Notary Herlien, S.H. The Bank has received a license as a commercial bank according to the Decree of the Minister of Finance of the Republic of Indonesia No. 834/KMK.017/1993 dated 11 October 1993.

Selengkapnya di halaman SUPA