Perbedaan Caldera dan Osmosis: Caldera diperdagangkan di Rp1.470 (kapitalisasi pasar Rp217,86M, volume 24 jam Rp95,56M), sedangkan Osmosis diperdagangkan di Rp614,1 (kapitalisasi pasar Rp479,53M, volume 24 jam Rp44,61M). Perbedaan utamanya: Osmosis jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Caldera, dan suplai beredar Caldera 148,5M / 1B ERA (15%) dibanding 781M / 1B OSMO (79%) milik Osmosis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Caldera selama 18 Hari dan Osmosis selama 21 Hari.
| ERA | OSMO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp217,86M | Rp479,53M |
Volume (24h) | Rp95,56M | Rp44,61M |
Suplai yang Beredar | 148,5M / 1B ERA (15%) | 781M / 1B OSMO (79%) |
Typical Hold Time | 18 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Caldera adalah platform rollup di Ethereum yang memungkinkan skalabilitas horizontal dan interoperabilitas antar rollup. Platform ini memungkinkan proyek meluncurkan rollup yang dapat disesuaikan sambil menjaga keamanan dan desentralisasi Ethereum.
Selengkapnya di halaman ERA →Osmosis, diluncurkan pada 2021, adalah blockchain yang dirancang untuk aplikasi DeFi dan pertukaran terdesentralisasi (DEX). Osmosis DEX merupakan platform utama di jaringannya, berperan sebagai DEX terkemuka dan pusat DeFi dalam ekosistem Cosmos dan lebih luas lagi.
Selengkapnya di halaman OSMO →