Perbedaan Caldera dan Kaia: Caldera diperdagangkan di Rp1.136 (kapitalisasi pasar Rp168,47M, volume 24 jam Rp51,2M), sedangkan Kaia diperdagangkan di Rp462,5 (kapitalisasi pasar Rp2,95T, volume 24 jam Rp56,87M). Perbedaan utamanya: Kaia jauh lebih besar — sekitar 17,5× kapitalisasi pasar Caldera, dan suplai Caldera dibatasi (148,5M / 1B ERA (15%)), sedangkan Kaia terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Caldera selama 12 Hari dan Kaia selama 30 Hari.
| ERA | KAIA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp168,47M | Rp2,95T |
Volume (24h) | Rp51,2M | Rp56,87M |
Suplai yang Beredar | 148,5M / 1B ERA (15%) | 6,4B KAIA |
Typical Hold Time | 12 Hari | 30 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Caldera adalah platform rollup di Ethereum yang memungkinkan skalabilitas horizontal dan interoperabilitas antar rollup. Platform ini memungkinkan proyek meluncurkan rollup yang dapat disesuaikan sambil menjaga keamanan dan desentralisasi Ethereum.
Selengkapnya di halaman ERA →Kaia adalah blockchain publik berperforma tinggi yang membawa Web3 lebih dekat ke jutaan pengguna di seluruh Asia. Terbentuk dari penggabungan blockchain Klaytn dan Finschia, yang awalnya dikembangkan oleh Kakao dan LINE, Kaia kini menjadi ekosistem Web3 terbesar di Asia. Platform ini terintegrasi dengan mulus dalam aplikasi pesan KakaoTalk dan LINE, yang memiliki lebih dari 250 juta pengguna gabungan. Pengguna dapat merasakan pengalaman Web3 dengan kecepatan dan kemudahan seperti Web2, semuanya langsung dari aplikasi super favorit mereka. Kaia membuka peluang bagi pengguna untuk terhubung, berkarya, berkolaborasi, dan berkontribusi dalam ekosistem yang berkembang.
Selengkapnya di halaman KAIA →