Perbedaan Caldera dan Impossible Cloud Network: Caldera diperdagangkan di Rp1.474 (kapitalisasi pasar Rp217,86M, volume 24 jam Rp95,56M), sedangkan Impossible Cloud Network diperdagangkan di Rp2.847 (kapitalisasi pasar Rp715,49M, volume 24 jam Rp47,45M). Perbedaan utamanya: Impossible Cloud Network jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar Caldera, dan suplai beredar Caldera 148,5M / 1B ERA (15%) dibanding 253M / 700M ICNT (37%) milik Impossible Cloud Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Caldera selama 18 Hari dan Impossible Cloud Network selama 3 Hari.
| ERA | ICNT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp217,86M | Rp715,49M |
Volume (24h) | Rp95,56M | Rp47,45M |
Suplai yang Beredar | 148,5M / 1B ERA (15%) | 253M / 700M ICNT (37%) |
Typical Hold Time | 18 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Caldera adalah platform rollup di Ethereum yang memungkinkan skalabilitas horizontal dan interoperabilitas antar rollup. Platform ini memungkinkan proyek meluncurkan rollup yang dapat disesuaikan sambil menjaga keamanan dan desentralisasi Ethereum.
Selengkapnya di halaman ERA →Impossible Cloud Network (ICN) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mendukung layanan cloud kelas enterprise. ICN menyediakan akses tanpa izin ke sumber daya storage, komputasi, dan jaringan yang terdistribusi.
Selengkapnya di halaman ICNT →