Perbedaan Caldera dan Gitcoin: Caldera diperdagangkan di Rp1.136 (kapitalisasi pasar Rp168,47M, volume 24 jam Rp51,2M), sedangkan Gitcoin diperdagangkan di Rp1.467 (kapitalisasi pasar Rp126,84M, volume 24 jam Rp43,31M). Perbedaan utamanya: Caldera lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Caldera dibatasi (148,5M / 1B ERA (15%)), sedangkan Gitcoin terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Caldera selama 12 Hari dan Gitcoin selama 24 Hari.
| ERA | GTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp168,47M | Rp126,84M |
Volume (24h) | Rp51,2M | Rp43,31M |
Suplai yang Beredar | 148,5M / 1B ERA (15%) | 87,5M GTC |
Typical Hold Time | 12 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Caldera adalah platform rollup di Ethereum yang memungkinkan skalabilitas horizontal dan interoperabilitas antar rollup. Platform ini memungkinkan proyek meluncurkan rollup yang dapat disesuaikan sambil menjaga keamanan dan desentralisasi Ethereum.
Selengkapnya di halaman ERA →Gitcoin mengembangkan berbagai alat yang membantu komunitas mendanai, membangun, dan melindungi berbagai proyek penting. Program Hibah Gitcoin telah mendistribusikan lebih dari $54 juta kepada para pembangun tahap awal yang mendukung barang publik dalam DeFi, iklim, sumber terbuka, dan banyak lagi. Produk-produk utamanya meliputi Gitcoin Grants Stack (platform manajemen hibah), Allo Protocol (sistem pendanaan sumber terbuka), dan Gitcoin Passport (alat identitas terdesentralisasi). GTC, token tata kelola Gitcoin yang diluncurkan pada Mei 2021, digunakan untuk membuat dan mendanai DAO yang mengawasi Gitcoin.
Selengkapnya di halaman GTC →