Perbedaan Balance dan Gram: Balance diperdagangkan di Rp13,28 (kapitalisasi pasar Rp54,4M, volume 24 jam Rp46,2M), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp24.074 (kapitalisasi pasar Rp66,32T, volume 24 jam Rp753,51M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 1219,1× kapitalisasi pasar Balance, dan suplai Balance dibatasi (3,7B / 10B EPT (38%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Balance selama 15 Hari dan Gram selama 6 Hari.
| EPT | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp54,4M | Rp66,32T |
Volume (24h) | Rp46,2M | Rp753,51M |
Suplai yang Beredar | 3,7B / 10B EPT (38%) | 2,8B GRAM |
Typical Hold Time | 15 Hari | 6 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token EPT menunjukkan kapitalisasi pasar Rp54,4M dengan supply yang beredar 3,7M dari total 10M token (38% sirkulasi). Hold time rata-rata 15 hari mengindikasikan aktivitas trading jangka pendek. Data harga saat ini tidak tersedia untuk analisis tren teknis mendalam.
Outlook: Potensi pertumbuhan terbatas oleh kapitalisasi pasar kecil dan sirkulasi token rendah. Risiko utama meliputi likuiditas terbatas dan volatilitas tinggi khas aset kripto kecil. Perlu pemantauan perkembangan ekosistem dan listing exchange tambahan.
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Balance adalah protokol dan framework AI serta Web3 generasi berikutnya yang dirancang untuk aplikasi sosial dan game. Balance mengintegrasikan kecerdasan buatan, teknologi blockchain, dan aplikasi terdesentralisasi secara mulus. Dengan menggabungkan AI Agents—pendamping digital cerdas dan adaptif—dengan Key Nodes yang mengatur dan mengamankan jaringan, Balance menciptakan ekosistem terdesentralisasi yang interaktif untuk hiburan, produktivitas, dan lainnya.
Selengkapnya di halaman EPT →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →