Perbedaan Balance dan GMX: Balance diperdagangkan di Rp13,28 (kapitalisasi pasar Rp54,4M, volume 24 jam Rp46,2M), sedangkan GMX diperdagangkan di Rp108.002 (kapitalisasi pasar Rp1,13T, volume 24 jam Rp53,42M). Perbedaan utamanya: GMX jauh lebih besar — sekitar 20,8× kapitalisasi pasar Balance, dan suplai beredar Balance 3,7B / 10B EPT (38%) dibanding 10,4M / 13,3M GMX (79%) milik GMX. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Balance selama 13 Hari dan GMX selama 45 Hari.
| EPT | GMX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp54,4M | Rp1,13T |
Volume (24h) | Rp46,2M | Rp53,42M |
Suplai yang Beredar | 3,7B / 10B EPT (38%) | 10,4M / 13,3M GMX (79%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 45 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Balance adalah protokol dan framework AI serta Web3 generasi berikutnya yang dirancang untuk aplikasi sosial dan game. Balance mengintegrasikan kecerdasan buatan, teknologi blockchain, dan aplikasi terdesentralisasi secara mulus. Dengan menggabungkan AI Agents—pendamping digital cerdas dan adaptif—dengan Key Nodes yang mengatur dan mengamankan jaringan, Balance menciptakan ekosistem terdesentralisasi yang interaktif untuk hiburan, produktivitas, dan lainnya.
Selengkapnya di halaman EPT →GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.
Selengkapnya di halaman GMX →