Perbedaan EPR Properties dan Live Nation Entertainment, Inc.: EPR Properties diperdagangkan di $61,82 (kapitalisasi pasar $4,60B), sedangkan Live Nation Entertainment, Inc. diperdagangkan di $177,35 (kapitalisasi pasar $41,53B). Perbedaan utamanya: Live Nation Entertainment, Inc. jauh lebih besar — sekitar 9× kapitalisasi pasar EPR Properties, dan EPR Properties membagikan dividen 6,19%, sedangkan Live Nation Entertainment, Inc. tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| EPR | LYV | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $4,60B | $41,53B |
Sektor | Real Estate | Industrials |
Tertinggi 52 Minggu | $60,81 | $186,59 |
Terendah 52 Minggu | $48,71 | $125,61 |
Nilai Perusahaan | $7,66B | $43,03B |
Imbal Hasil Dividen | 6,19% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham EPR Properties (EPR) diperdagangkan di $61.8, naik 3.8% dalam 24 jam terakhir, mendekati target konsensus analis $63.25. Secara teknis menunjukkan sinyal bullish dengan harga di atas rata-rata bergerak utama. Fundamentalnya kuat dengan margin laba bersih 39.93% dan ROE 10.68%, didukung oleh pertumbuhan pendapatan dan akuisisi Six Flags senilai $315 juta yang menguatkan portofolio experiential REIT. Perusahaan secara konsisten membayar dividen bulanan dengan yield sekitar 6.2%.
Outlook positif dengan momentum bullish teknis dan fundamental yang solid, namun investor perlu memperhatikan risiko penurunan margin laba bersih yang diproyeksikan dari 40.86% (2025) menjadi 39.92% (2026) serta ketergantungan pada sektor hiburan dan real estat yang sensitif terhadap siklus ekonomi. Konsensus analis 'Hold' dengan bias positif memberikan ruang untuk apresiasi harga menuju target tertinggi $70.
LYV diperdagangkan di $181,56, turun 0,92% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bullish dari rata-rata bergerak namun tekanan jangka pendek. Valuasi P/E tinggi di 117,49 mencerminkan ekspektasi pertumbuhan, sementara margin laba bersih tipis 0,33% dan ROE negatif -24,68% menunjukkan tantangan profitabilitas. Pendapatan 2025 mencapai $25,20B, tetapi laba bersih turun menjadi $496 juta. Analis sangat bullish dengan 88,64% rekomendasi beli dan target konsensus $200,20.
Outlook didorong oleh permintaan acara langsung yang kuat dan ekspansi venue, dengan proyeksi arus kas operasi 2026 naik ke $2,4B. Risiko utama termasuk volatilitas pendapatan kuartalan, beban utang $6,18B, tekanan regulasi, dan margin laba yang rapuh. Kinerja teknis di atas support kunci $180 menjadi penentu sentimen jangka pendek.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
EPR Properties adalah perusahaan investasi real estat (REIT) yang berspesialisasi pada properti pengalaman (experiential), seperti bioskop, tempat hiburan, serta destinasi rekreasi seperti resor ski dan taman air.
Selengkapnya di halaman EPR →Live Nation merupakan firma hiburan live terbesar di dunia dengan telah melayani lebih dari 570 juta fans di 44 negara di tahun 2018 melalui platform konser dan penjualan tiket mereka. Baik dari kepemilikan langsung, hak operasional, atau memegang lisensi penjualan tiket eksklusif, Live Nation mengontrol lebih dari 235 tempat pertunjukan termasuk House of Blues, Hollywood Palladium, dan Spark Arena di Selandia Baru. Live Nation juga memiliki salah satu penyedia jasa pertiketan, Ticketmaster, yang telah menjual lebih dari 480 juta tiket untuk lebih dari 12.000 klien di tahun 2018. Agensi manajemen artis mereka telah mengelola lebih dari 400 klien. Sepak terjang besar mereka di dunia hiburan live telah membantu Live Nation menjadi salah satu platform iklan dan sponsor berorientasi penggemar musik terbesar saat ini. Liberty Media mempunyai 33% kepemilikan Live Nation, di bawah bendera SiriusXM.
Selengkapnya di halaman LYV →