Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Enseval Putera Megatrading Tbk. (EPMT) vs Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP)

Enseval Putera Megatrading Tbk.Trading
Gunung Raja Paksi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Enseval Putera Megatrading Tbk. dan Gunung Raja Paksi Tbk.: Enseval Putera Megatrading Tbk. diperdagangkan di Rp2.330 (kapitalisasi pasar 6,23 T, volume 24 jam 3,1 rb), sedangkan Gunung Raja Paksi Tbk. diperdagangkan di Rp296 (kapitalisasi pasar 3,56 T, volume 24 jam 344,8 rb). Perbedaan utamanya: Enseval Putera Megatrading Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Gunung Raja Paksi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (344,8 rb vs 3,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

EPMTGGRP
Kapitalisasi Pasar
6,23 T3,56 T
Volume
3,1 rb344,8 rb
Lot
313,45 rb
Perputaran
7,21 jt101,61 jt
Harga Rata-rata
2.325,48294,7
Nilai Transaksi
7,21 jt101,61 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
296
Volume Ekuilibrium Indikatif
15

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

EPMT
Lihat detail
GGRP
Lihat detail

Tentang Enseval Putera Megatrading Tbk.

PT. Enseval Putera Megatrading Tbk, formerly PT Arya Gupta Cempaka, was established based on deed No. 64 dated October 26, 1998 of Mrs. Rukmasanti Hardjasatya,SH, notary public in Jakarta. The company’s articles of association have been amended several times, most recently by deed No. 200 dated June 30, 1997 of Mrs. Poerbaningsih Adi Warsito, SH, notary public in Jakarta, concerning the changes of the company’s articles of association to comply with Corporate Law no. 1 year 1995, the increase in the company’s authorized capital and the change in par value per share from Rp 1,000 to Rp 500.

Selengkapnya di halaman EPMT

Tentang Gunung Raja Paksi Tbk.

PT. Gunung Raja Paksi Tbk (the Company) was established under the name of PT Gunung Naga Mas based on Notarial Deed No.229 of Chairani Bustami,S.H. dated August 20,1990 that was amended by Notarial Deed No.25 dated June 6,1991. The change from Foreign Capital Investment (“FCI”) to Domestic Capital Investment (“DCI”) has been approved by the Capital Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia in its Letter No.346/1/IP/PMDN/2016 dated December 15, 2016.

Selengkapnya di halaman GGRP