Perbedaan Epic Chain dan Codatta: Epic Chain diperdagangkan di Rp7.964 (kapitalisasi pasar Rp265,01M, volume 24 jam Rp261,27M), sedangkan Codatta diperdagangkan di Rp107,43 (kapitalisasi pasar Rp266,53M, volume 24 jam Rp60,07M). Perbedaan utamanya: Epic Chain dan Codatta berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Epic Chain 33,6M / 33,6M EPIC (100%) dibanding 2,5B / 10B XNY (25%) milik Codatta. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Epic Chain selama 10 Hari dan Codatta selama 3 Hari.
| EPIC | XNY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp265,01M | Rp266,53M |
Volume (24h) | Rp261,27M | Rp60,07M |
Suplai yang Beredar | 33,6M / 33,6M EPIC (100%) | 2,5B / 10B XNY (25%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Epic Chain (EPIC), penerus Ethernity Chain (ERN), disetujui oleh 97,1% komunitas dan kini beroperasi sebagai blockchain ETH Layer 2. Berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA) dan hiburan, platform ini mengintegrasikan keamanan berbasis AI, DRM, dan teknologi Web3. Dengan pasar hiburan diperkirakan mencapai $3,5 triliun pada 2030, Epic Chain memungkinkan merek global membawa franchise mereka ke blockchain, termasuk tokoh ikonik seperti Messi, Shaq, dan Muhammad Ali. Kini, Epic memperluas jangkauannya ke franchise hiburan terkemuka dengan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman EPIC →Codatta adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mengubah pengetahuan manusia dan AI menjadi aset digital yang dapat dimiliki dan menghasilkan royalti. Kontributor dapat memecah data menjadi aset fraksional dengan potensi pendapatan berkelanjutan. Beroperasi di BNB Chain, Ethereum, dan Solana, Codatta menyediakan pelacakan asal data, lisensi, serta distribusi pembayaran otomatis untuk ekosistem AI dan DeSci.
Selengkapnya di halaman XNY →