Perbedaan Epic Chain dan Nano: Epic Chain diperdagangkan di Rp7.927 (kapitalisasi pasar Rp259,41M, volume 24 jam Rp256,08M), sedangkan Nano diperdagangkan di Rp5.778 (kapitalisasi pasar Rp784,92M, volume 24 jam Rp2,24M). Perbedaan utamanya: Nano jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Epic Chain, dan suplai beredar Epic Chain 33,6M / 33,6M EPIC (100%) dibanding 133,2M / 133,2M XNO (100%) milik Nano. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Epic Chain selama 10 Hari dan Nano selama 84 Hari.
| EPIC | XNO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp259,41M | Rp784,92M |
Volume (24h) | Rp256,08M | Rp2,24M |
Suplai yang Beredar | 33,6M / 33,6M EPIC (100%) | 133,2M / 133,2M XNO (100%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 84 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Epic Chain (EPIC), penerus Ethernity Chain (ERN), disetujui oleh 97,1% komunitas dan kini beroperasi sebagai blockchain ETH Layer 2. Berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA) dan hiburan, platform ini mengintegrasikan keamanan berbasis AI, DRM, dan teknologi Web3. Dengan pasar hiburan diperkirakan mencapai $3,5 triliun pada 2030, Epic Chain memungkinkan merek global membawa franchise mereka ke blockchain, termasuk tokoh ikonik seperti Messi, Shaq, dan Muhammad Ali. Kini, Epic memperluas jangkauannya ke franchise hiburan terkemuka dengan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman EPIC →Nano adalah kripto ringan sekaligus platform pembayaran yang membutuhkan sumber daya minimal dan memproses transaksi tanpa biaya. Nano dirancang agar dapat memproses transaksi cepat sehingga sebagian besar transaksinya selesai dalam waktu kurang dari satu detik.
Selengkapnya di halaman XNO →