Perbedaan Epic Chain dan Onyxcoin: Epic Chain diperdagangkan di Rp8.036 (kapitalisasi pasar Rp265,01M, volume 24 jam Rp261,27M), sedangkan Onyxcoin diperdagangkan di Rp67,14 (kapitalisasi pasar Rp2,6T, volume 24 jam Rp109,53M). Perbedaan utamanya: Onyxcoin jauh lebih besar — sekitar 9,8× kapitalisasi pasar Epic Chain, dan suplai beredar Epic Chain 33,6M / 33,6M EPIC (100%) dibanding 38,8B / 68,9B XCN (57%) milik Onyxcoin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Epic Chain selama 10 Hari dan Onyxcoin selama 8 Hari.
| EPIC | XCN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp265,01M | Rp2,6T |
Volume (24h) | Rp261,27M | Rp109,53M |
Suplai yang Beredar | 33,6M / 33,6M EPIC (100%) | 38,8B / 68,9B XCN (57%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Epic Chain (EPIC), penerus Ethernity Chain (ERN), disetujui oleh 97,1% komunitas dan kini beroperasi sebagai blockchain ETH Layer 2. Berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA) dan hiburan, platform ini mengintegrasikan keamanan berbasis AI, DRM, dan teknologi Web3. Dengan pasar hiburan diperkirakan mencapai $3,5 triliun pada 2030, Epic Chain memungkinkan merek global membawa franchise mereka ke blockchain, termasuk tokoh ikonik seperti Messi, Shaq, dan Muhammad Ali. Kini, Epic memperluas jangkauannya ke franchise hiburan terkemuka dengan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman EPIC →Onyxcoin adalah mata uang crypto multifungsi yang mendukung layanan keuangan terdesentralisasi di ekosistem Onyx Protocol. XCN menggabungkan hak tata kelola dengan utilitas transaksi, memungkinkan pengguna melakukan voting dan membayar biaya jaringan. Token ini memiliki mekanisme deflasi untuk mendukung nilai protokol jangka panjang.
Selengkapnya di halaman XCN →