Perbedaan Epic Chain dan Walrus: Epic Chain diperdagangkan di Rp6.181 (kapitalisasi pasar Rp209,23M, volume 24 jam Rp283,85M), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp377,19 (kapitalisasi pasar Rp945,03M, volume 24 jam Rp111,55M). Perbedaan utamanya: Walrus jauh lebih besar — sekitar 4,5× kapitalisasi pasar Epic Chain, dan suplai beredar Epic Chain 33,6M / 33,6M EPIC (100%) dibanding 2,5B / 5B WAL (51%) milik Walrus. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Epic Chain selama 9 Hari dan Walrus selama 24 Hari.
| EPIC | WAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp209,23M | Rp945,03M |
Volume (24h) | Rp283,85M | Rp111,55M |
Suplai yang Beredar | 33,6M / 33,6M EPIC (100%) | 2,5B / 5B WAL (51%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Epic Chain (EPIC), penerus Ethernity Chain (ERN), disetujui oleh 97,1% komunitas dan kini beroperasi sebagai blockchain ETH Layer 2. Berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA) dan hiburan, platform ini mengintegrasikan keamanan berbasis AI, DRM, dan teknologi Web3. Dengan pasar hiburan diperkirakan mencapai $3,5 triliun pada 2030, Epic Chain memungkinkan merek global membawa franchise mereka ke blockchain, termasuk tokoh ikonik seperti Messi, Shaq, dan Muhammad Ali. Kini, Epic memperluas jangkauannya ke franchise hiburan terkemuka dengan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman EPIC →Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →