Perbedaan Epic Chain dan Walrus: Epic Chain diperdagangkan di Rp7.945 (kapitalisasi pasar Rp249,81M, volume 24 jam Rp171,74M), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp569,96 (kapitalisasi pasar Rp1,39T, volume 24 jam Rp66,92M). Perbedaan utamanya: Walrus jauh lebih besar — sekitar 5,6× kapitalisasi pasar Epic Chain, dan suplai beredar Epic Chain 33,6M / 33,6M EPIC (100%) dibanding 2,5B / 5B WAL (50%) milik Walrus. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Epic Chain selama 10 Hari dan Walrus selama 22 Hari.
| EPIC | WAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp249,81M | Rp1,39T |
Volume (24h) | Rp171,74M | Rp66,92M |
Suplai yang Beredar | 33,6M / 33,6M EPIC (100%) | 2,5B / 5B WAL (50%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 22 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Epic Chain saat ini diperdagangkan pada Rp7.238 dengan kapitalisasi pasar Rp242,32 juta. Sinyal teknis keseluruhan netral dengan indikator moving average bearish dan osilator netral. Token telah mencapai sirkulasi penuh 33,6 juta EPIC dengan rata-rata hold time 10 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan netral dengan peluang rebound dari level support Rp5.796, namun risiko volatilitas tinggi karena likuiditas terbatas. Investor perlu waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan minimnya aktivitas jaringan yang dapat mempengaruhi stabilitas harga dalam jangka pendek.
Token WAL saat ini diperdagangkan di zona netral dengan harga Rp563,86, mendekati resistance R1 di Rp565. Sinyal teknis secara keseluruhan bearish dengan tekanan jual dominan pada moving averages, namun RSI jangka pendek menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi rebound. Supply yang beredar mencapai 50% dari total maksimum 5 juta token dengan rata-rata hold time 22 hari, mengindikasikan distribusi yang stabil.
Outlook jangka pendek cenderung sideways dengan risiko penurunan jika gagal mempertahankan support S1 di Rp541. Peluang rebound terbatas mengingat momentum teknis yang lemah, sementara risiko volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas perlu diwaspadai. Pemantauan ketat pada level support kunci diperlukan untuk konfirmasi arah trend selanjutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Epic Chain (EPIC), penerus Ethernity Chain (ERN), disetujui oleh 97,1% komunitas dan kini beroperasi sebagai blockchain ETH Layer 2. Berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA) dan hiburan, platform ini mengintegrasikan keamanan berbasis AI, DRM, dan teknologi Web3. Dengan pasar hiburan diperkirakan mencapai $3,5 triliun pada 2030, Epic Chain memungkinkan merek global membawa franchise mereka ke blockchain, termasuk tokoh ikonik seperti Messi, Shaq, dan Muhammad Ali. Kini, Epic memperluas jangkauannya ke franchise hiburan terkemuka dengan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman EPIC →Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →