Perbedaan Epic Chain dan Alien Worlds: Epic Chain diperdagangkan di Rp6.267 (kapitalisasi pasar Rp214,7M, volume 24 jam Rp258,51M), sedangkan Alien Worlds diperdagangkan di Rp27,81 (kapitalisasi pasar Rp197,3M, volume 24 jam Rp214,54M). Perbedaan utamanya: Epic Chain dan Alien Worlds berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Epic Chain 33,6M / 33,6M EPIC (100%) dibanding 7B / 10B TLM (70%) milik Alien Worlds. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Epic Chain selama 9 Hari dan Alien Worlds selama 74 Hari.
| EPIC | TLM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp214,7M | Rp197,3M |
Volume (24h) | Rp258,51M | Rp214,54M |
Suplai yang Beredar | 33,6M / 33,6M EPIC (100%) | 7B / 10B TLM (70%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 74 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
EPIC saat ini diperdagangkan pada Rp6.217 dengan kapitalisasi pasar Rp209,23 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish yang kuat berdasarkan moving averages. Token telah mencapai sirkulasi penuh 33,6 juta EPIC dengan rata-rata hold time 9 hari. Tidak ada berita atau pembaruan protokol terkini yang tercatat untuk aset ini.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada level support terendah Rp3.737 jika terjadi rebound, namun tekanan jual dominan. Risiko utama mencakup likuiditas rendah dan ketiadaan perkembangan fundamental yang dapat mendukung pemulihan harga.
TLM saat ini diperdagangkan pada Rp27.896 dengan kapitalisasi pasar Rp194,59 juta, menunjukkan posisi bearish jangka pendek berdasarkan sinyal teknis yang didominasi penjualan (17 vs 4 pembelian). Token ini memiliki sirkulasi 70% dari total supply 10 juta TLM dengan rata-rata hold time 74 hari. Meskipun indikator osilator netral, moving averages menunjukkan tekanan jual yang kuat.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support Rp25-26, sementara risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dan likuiditas terbatas di pasar crypto Indonesia.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Epic Chain (EPIC), penerus Ethernity Chain (ERN), disetujui oleh 97,1% komunitas dan kini beroperasi sebagai blockchain ETH Layer 2. Berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA) dan hiburan, platform ini mengintegrasikan keamanan berbasis AI, DRM, dan teknologi Web3. Dengan pasar hiburan diperkirakan mencapai $3,5 triliun pada 2030, Epic Chain memungkinkan merek global membawa franchise mereka ke blockchain, termasuk tokoh ikonik seperti Messi, Shaq, dan Muhammad Ali. Kini, Epic memperluas jangkauannya ke franchise hiburan terkemuka dengan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman EPIC →Alien Worlds adalah metaverse NFT yang terdesentralisasi, di mana pemainnya bersaing untuk mendapatkan sumber daya langka, yaitu Trilium (TLM). Karena itu, Alien Worlds juga memiliki elemen DeFi ke dalam game, karena pemain bisa naik level dengan staking TLM dan menggunakan TLM untuk melakukan voting pada DAO planet tersebut.
Selengkapnya di halaman TLM →