Perbedaan Epic Chain dan Telcoin: Epic Chain diperdagangkan di Rp8.000 (kapitalisasi pasar Rp265,01M, volume 24 jam Rp261,27M), sedangkan Telcoin diperdagangkan di Rp37,52 (kapitalisasi pasar Rp3,59T, volume 24 jam Rp19,13M). Perbedaan utamanya: Telcoin jauh lebih besar — sekitar 13,5× kapitalisasi pasar Epic Chain, dan suplai beredar Epic Chain 33,6M / 33,6M EPIC (100%) dibanding 96,1B / 100B TEL (97%) milik Telcoin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Epic Chain selama 10 Hari dan Telcoin selama 11 Hari.
| EPIC | TEL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp265,01M | Rp3,59T |
Volume (24h) | Rp261,27M | Rp19,13M |
Suplai yang Beredar | 33,6M / 33,6M EPIC (100%) | 96,1B / 100B TEL (97%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Epic Chain (EPIC), penerus Ethernity Chain (ERN), disetujui oleh 97,1% komunitas dan kini beroperasi sebagai blockchain ETH Layer 2. Berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA) dan hiburan, platform ini mengintegrasikan keamanan berbasis AI, DRM, dan teknologi Web3. Dengan pasar hiburan diperkirakan mencapai $3,5 triliun pada 2030, Epic Chain memungkinkan merek global membawa franchise mereka ke blockchain, termasuk tokoh ikonik seperti Messi, Shaq, dan Muhammad Ali. Kini, Epic memperluas jangkauannya ke franchise hiburan terkemuka dengan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman EPIC →Telcoin, diluncurkan pada 2017 dan dikelola oleh Telcoin Association, adalah fintech yang beroperasi di 171 negara. Menggabungkan blockchain, telekomunikasi, dan perbankan digital untuk menyediakan layanan keuangan terjangkau. Dompet Telcoin mendukung lebih dari 100 aset digital dan memfasilitasi pengiriman uang global. Telcoin diatur sebagai Virtual Asset Service Provider di UE dan Argentina, Major Payment Institution di Singapura, dan Money Services Business di beberapa negara.
Selengkapnya di halaman TEL →