Perbedaan Epic Chain dan Streamflow: Epic Chain diperdagangkan di Rp6.419 (kapitalisasi pasar Rp209,82M, volume 24 jam Rp316,41M), sedangkan Streamflow diperdagangkan di Rp144,83 (kapitalisasi pasar Rp38,3M, volume 24 jam Rp1,17M). Perbedaan utamanya: Epic Chain jauh lebih besar — sekitar 5,5× kapitalisasi pasar Streamflow, dan suplai beredar Epic Chain 33,6M / 33,6M EPIC (100%) dibanding 254,5M / 1B STREAM (26%) milik Streamflow. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Epic Chain selama 9 Hari dan Streamflow selama 28 Hari.
| EPIC | STREAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp209,82M | Rp38,3M |
Volume (24h) | Rp316,41M | Rp1,17M |
Suplai yang Beredar | 33,6M / 33,6M EPIC (100%) | 254,5M / 1B STREAM (26%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 28 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Epic Chain (EPIC), penerus Ethernity Chain (ERN), disetujui oleh 97,1% komunitas dan kini beroperasi sebagai blockchain ETH Layer 2. Berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA) dan hiburan, platform ini mengintegrasikan keamanan berbasis AI, DRM, dan teknologi Web3. Dengan pasar hiburan diperkirakan mencapai $3,5 triliun pada 2030, Epic Chain memungkinkan merek global membawa franchise mereka ke blockchain, termasuk tokoh ikonik seperti Messi, Shaq, dan Muhammad Ali. Kini, Epic memperluas jangkauannya ke franchise hiburan terkemuka dengan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman EPIC →Streamflow menghadirkan infrastruktur token yang aman, mudah digunakan, dan andal untuk menciptakan serta mendistribusikan token di sepanjang siklus hidupnya—dari peluncuran hingga jatuh tempo. Dengan menyelesaikan masalah ketidakselarasan insentif, Streamflow memastikan ekonomi token yang berkelanjutan.
Selengkapnya di halaman STREAM →