Perbedaan Epic Chain dan STBL: Epic Chain diperdagangkan di Rp6.327 (kapitalisasi pasar Rp212,29M, volume 24 jam Rp260,11M), sedangkan STBL diperdagangkan di Rp408,05 (kapitalisasi pasar Rp285,99M, volume 24 jam Rp19,22M). Perbedaan utamanya: STBL lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Epic Chain 33,6M / 33,6M EPIC (100%) dibanding 700M / 10B STBL (8%) milik STBL. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Epic Chain selama 9 Hari dan STBL selama 7 Hari.
| EPIC | STBL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp212,29M | Rp285,99M |
Volume (24h) | Rp260,11M | Rp19,22M |
Suplai yang Beredar | 33,6M / 33,6M EPIC (100%) | 700M / 10B STBL (8%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 7 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
EPIC saat ini diperdagangkan pada Rp6.217 dengan kapitalisasi pasar Rp209,23 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish yang kuat berdasarkan moving averages. Token telah mencapai sirkulasi penuh 33,6 juta EPIC dengan rata-rata hold time 9 hari. Tidak ada berita atau pembaruan protokol terkini yang tercatat untuk aset ini.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada level support terendah Rp3.737 jika terjadi rebound, namun tekanan jual dominan. Risiko utama mencakup likuiditas rendah dan ketiadaan perkembangan fundamental yang dapat mendukung pemulihan harga.
STBL diperdagangkan pada Rp403,519 dengan sinyal teknis bullish didukung moving averages. Pivot point kunci di Rp446, support kuat di Rp433 dan resistance di Rp455. Market cap Rp282,11 juta dengan supply terbatas 10 juta token namun hanya 8% yang beredar. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan.
Outlook jangka pendek positif dengan momentum teknis kuat, namun RSI 6-period menunjukkan kondisi overbought. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi karena likuiditas terbatas dan waktu hold rata-rata hanya 7 hari. Investor perlu waspada terhadap fluktuasi harga cepat di zona resistance.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Epic Chain (EPIC), penerus Ethernity Chain (ERN), disetujui oleh 97,1% komunitas dan kini beroperasi sebagai blockchain ETH Layer 2. Berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA) dan hiburan, platform ini mengintegrasikan keamanan berbasis AI, DRM, dan teknologi Web3. Dengan pasar hiburan diperkirakan mencapai $3,5 triliun pada 2030, Epic Chain memungkinkan merek global membawa franchise mereka ke blockchain, termasuk tokoh ikonik seperti Messi, Shaq, dan Muhammad Ali. Kini, Epic memperluas jangkauannya ke franchise hiburan terkemuka dengan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman EPIC →STBL adalah protokol stablecoin terdesentralisasi yang memisahkan jaminan aset dunia nyata menjadi stablecoin yang dapat digunakan (USST) dan NFT penghasil imbal hasil (YLD), dengan tata kelola melalui token STBL. Arsitektur tiga tokennya membedakan fungsi likuiditas, imbal hasil, dan governance. Didukung oleh Treasury dan dana pasar uang yang ditokenisasi, protokol ini menekankan transparansi serta tata kelola berbasis komunitas.
Selengkapnya di halaman STBL →