Perbedaan Epic Chain dan Oasis Network: Epic Chain diperdagangkan di Rp6.333 (kapitalisasi pasar Rp212,29M, volume 24 jam Rp260,11M), sedangkan Oasis Network diperdagangkan di Rp94,19 (kapitalisasi pasar Rp743,86M, volume 24 jam Rp28,66M). Perbedaan utamanya: Oasis Network jauh lebih besar — sekitar 3,5× kapitalisasi pasar Epic Chain, dan suplai beredar Epic Chain 33,6M / 33,6M EPIC (100%) dibanding 7,9B / 10B ROSE (80%) milik Oasis Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Epic Chain selama 9 Hari dan Oasis Network selama 60 Hari.
| EPIC | ROSE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp212,29M | Rp743,86M |
Volume (24h) | Rp260,11M | Rp28,66M |
Suplai yang Beredar | 33,6M / 33,6M EPIC (100%) | 7,9B / 10B ROSE (80%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 60 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
EPIC saat ini diperdagangkan pada Rp6.217 dengan kapitalisasi pasar Rp209,23 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish yang kuat berdasarkan moving averages. Token telah mencapai sirkulasi penuh 33,6 juta EPIC dengan rata-rata hold time 9 hari. Tidak ada berita atau pembaruan protokol terkini yang tercatat untuk aset ini.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada level support terendah Rp3.737 jika terjadi rebound, namun tekanan jual dominan. Risiko utama mencakup likuiditas rendah dan ketiadaan perkembangan fundamental yang dapat mendukung pemulihan harga.
Oasis Network (ROSE) saat ini diperdagangkan di zona support kritis Rp92.967 dengan sinyal teknis bearish yang didominasi moving averages. Token ini memiliki sirkulasi 80% dari total supply 10 juta ROSE dengan rata-rata hold time 60 hari. Market cap mencapai Rp750,56 juta menunjukkan kapitalisasi pasar yang relatif kecil dalam ekosistem crypto.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko turun menuju support Rp88, namun ADX mengindikasikan tren kuat yang bisa dimanfaatkan trader. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi khas crypto kecil dan ketergantungan pada perkembangan ekosistem Oasis Network untuk meningkatkan utilitas token.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Epic Chain (EPIC), penerus Ethernity Chain (ERN), disetujui oleh 97,1% komunitas dan kini beroperasi sebagai blockchain ETH Layer 2. Berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA) dan hiburan, platform ini mengintegrasikan keamanan berbasis AI, DRM, dan teknologi Web3. Dengan pasar hiburan diperkirakan mencapai $3,5 triliun pada 2030, Epic Chain memungkinkan merek global membawa franchise mereka ke blockchain, termasuk tokoh ikonik seperti Messi, Shaq, dan Muhammad Ali. Kini, Epic memperluas jangkauannya ke franchise hiburan terkemuka dengan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman EPIC →Oasis adalah jaringan blockchain layer-1 yang mengutamakan privasi dan mampu diperluas. Jaringan ini menyatukan kapasitas data yang tinggi dan gas fee yang rendah dengan arsitektur yang aman untuk Web3 generasi berikutnya dan akan mendukung DeFi, GameFi, NFTs, Metaverse, tokenisasi data, dan DAO data.
Selengkapnya di halaman ROSE →