Perbedaan Epic Chain dan Raydium: Epic Chain diperdagangkan di Rp6.263 (kapitalisasi pasar Rp214,53M, volume 24 jam Rp295,73M), sedangkan Raydium diperdagangkan di Rp11.395 (kapitalisasi pasar Rp3,06T, volume 24 jam Rp117,56M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 14,3× kapitalisasi pasar Epic Chain, dan suplai beredar Epic Chain 33,6M / 33,6M EPIC (100%) dibanding 269,5M / 555M RAY (49%) milik Raydium. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Epic Chain selama 9 Hari dan Raydium selama 25 Hari.
| EPIC | RAY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp214,53M | Rp3,06T |
Volume (24h) | Rp295,73M | Rp117,56M |
Suplai yang Beredar | 33,6M / 33,6M EPIC (100%) | 269,5M / 555M RAY (49%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Epic Chain (EPIC), penerus Ethernity Chain (ERN), disetujui oleh 97,1% komunitas dan kini beroperasi sebagai blockchain ETH Layer 2. Berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA) dan hiburan, platform ini mengintegrasikan keamanan berbasis AI, DRM, dan teknologi Web3. Dengan pasar hiburan diperkirakan mencapai $3,5 triliun pada 2030, Epic Chain memungkinkan merek global membawa franchise mereka ke blockchain, termasuk tokoh ikonik seperti Messi, Shaq, dan Muhammad Ali. Kini, Epic memperluas jangkauannya ke franchise hiburan terkemuka dengan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman EPIC →Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →