Perbedaan Epic Chain dan Qtum: Epic Chain diperdagangkan di Rp6.144 (kapitalisasi pasar Rp202,51M, volume 24 jam Rp193,16M), sedangkan Qtum diperdagangkan di Rp11.840 (kapitalisasi pasar Rp1,26T, volume 24 jam Rp97,62M). Perbedaan utamanya: Qtum jauh lebih besar — sekitar 6,2× kapitalisasi pasar Epic Chain, dan suplai beredar Epic Chain 33,6M / 33,6M EPIC (100%) dibanding 106,1M / 107,8M QTUM (99%) milik Qtum. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Epic Chain selama 9 Hari dan Qtum selama 69 Hari.
| EPIC | QTUM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp202,51M | Rp1,26T |
Volume (24h) | Rp193,16M | Rp97,62M |
Suplai yang Beredar | 33,6M / 33,6M EPIC (100%) | 106,1M / 107,8M QTUM (99%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 69 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
EPIC saat ini diperdagangkan pada Rp6.217 dengan kapitalisasi pasar Rp209,23 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish yang kuat berdasarkan moving averages. Token telah mencapai sirkulasi penuh 33,6 juta EPIC dengan rata-rata hold time 9 hari. Tidak ada berita atau pembaruan protokol terkini yang tercatat untuk aset ini.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada level support terendah Rp3.737 jika terjadi rebound, namun tekanan jual dominan. Risiko utama mencakup likuiditas rendah dan ketiadaan perkembangan fundamental yang dapat mendukung pemulihan harga.
QTUM saat ini diperdagangkan pada Rp11.628 dengan kapitalisasi pasar Rp1,24 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish yang kuat dengan 19 indikator jual dan hanya 2 beli. Token ini mendekati level support kritis S1 di Rp11.181 dengan RSI netral namun ADX mengkonfirmasi tren bearish. Sirkulasi token mencapai 99% dari total supply 107,8 juta QTUM dengan rata-rata hold time 69 hari.
Outlook jangka pendek tetap bearish dengan tekanan jual dominan, namun posisi dekat support memberikan peluang bounce teknis. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan tekanan jual berkelanjutan, sementara peluang muncul dari potensi rebound dari level support dan adopsi ekosistem blockchain QTUM yang terus berkembang.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Epic Chain (EPIC), penerus Ethernity Chain (ERN), disetujui oleh 97,1% komunitas dan kini beroperasi sebagai blockchain ETH Layer 2. Berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA) dan hiburan, platform ini mengintegrasikan keamanan berbasis AI, DRM, dan teknologi Web3. Dengan pasar hiburan diperkirakan mencapai $3,5 triliun pada 2030, Epic Chain memungkinkan merek global membawa franchise mereka ke blockchain, termasuk tokoh ikonik seperti Messi, Shaq, dan Muhammad Ali. Kini, Epic memperluas jangkauannya ke franchise hiburan terkemuka dengan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman EPIC →QTUM (diucapkan "kuantum") adalah platform blockchain open-source dengan proof-of-stake (PoS) smart contract dan protokol transfer nilai. QTUM bertujuan untuk menyatukan kekuatan Bitcoin dan Ethereum dalam satu chain. Qtum dibangun di atas model transaksi UTXO Bitcoin, dengan fungsionalitas tambahan dari eksekusi smart contract dan DApps. Baru-baru ini, QTUM menambahkan dukungan untuk aplikasi DeFi. Per Maret 2021, ada lebih dari 20 token yang telah dibuat di blockchain Qtum.
Selengkapnya di halaman QTUM →