Perbedaan Epic Chain dan Propy: Epic Chain diperdagangkan di Rp6.263 (kapitalisasi pasar Rp211,08M, volume 24 jam Rp299,69M), sedangkan Propy diperdagangkan di Rp6.072 (kapitalisasi pasar Rp603,34M, volume 24 jam Rp16,79M). Perbedaan utamanya: Propy jauh lebih besar — sekitar 2,9× kapitalisasi pasar Epic Chain, dan suplai Epic Chain dibatasi (33,6M / 33,6M EPIC (100%)), sedangkan Propy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Epic Chain selama 9 Hari dan Propy selama 7 Hari.
| EPIC | PRO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp211,08M | Rp603,34M |
Volume (24h) | Rp299,69M | Rp16,79M |
Suplai yang Beredar | 33,6M / 33,6M EPIC (100%) | 100M PRO |
Typical Hold Time | 9 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Epic Chain (EPIC), penerus Ethernity Chain (ERN), disetujui oleh 97,1% komunitas dan kini beroperasi sebagai blockchain ETH Layer 2. Berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA) dan hiburan, platform ini mengintegrasikan keamanan berbasis AI, DRM, dan teknologi Web3. Dengan pasar hiburan diperkirakan mencapai $3,5 triliun pada 2030, Epic Chain memungkinkan merek global membawa franchise mereka ke blockchain, termasuk tokoh ikonik seperti Messi, Shaq, dan Muhammad Ali. Kini, Epic memperluas jangkauannya ke franchise hiburan terkemuka dengan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman EPIC →Propy adalah platform berbasis blockchain yang mendigitalkan sertifikat properti dan mengotomatiskan transaksi melalui smart contract. Platform ini mendukung pembayaran kripto serta mengurangi risiko fraud dan proses administratif yang panjang. Token PRO digunakan untuk reward, tata kelola, dan pembayaran biaya dalam ekosistemnya.
Selengkapnya di halaman PRO →