Perbedaan Epic Chain dan Polymesh: Epic Chain diperdagangkan di Rp6.329 (kapitalisasi pasar Rp214,53M, volume 24 jam Rp295,73M), sedangkan Polymesh diperdagangkan di Rp534,06 (kapitalisasi pasar Rp699,51M, volume 24 jam Rp22,08M). Perbedaan utamanya: Polymesh jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar Epic Chain, dan suplai Epic Chain dibatasi (33,6M / 33,6M EPIC (100%)), sedangkan Polymesh terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Epic Chain selama 9 Hari dan Polymesh selama 20 Hari.
| EPIC | POLYX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp214,53M | Rp699,51M |
Volume (24h) | Rp295,73M | Rp22,08M |
Suplai yang Beredar | 33,6M / 33,6M EPIC (100%) | 1,1B POLYX |
Typical Hold Time | 9 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Epic Chain (EPIC), penerus Ethernity Chain (ERN), disetujui oleh 97,1% komunitas dan kini beroperasi sebagai blockchain ETH Layer 2. Berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA) dan hiburan, platform ini mengintegrasikan keamanan berbasis AI, DRM, dan teknologi Web3. Dengan pasar hiburan diperkirakan mencapai $3,5 triliun pada 2030, Epic Chain memungkinkan merek global membawa franchise mereka ke blockchain, termasuk tokoh ikonik seperti Messi, Shaq, dan Muhammad Ali. Kini, Epic memperluas jangkauannya ke franchise hiburan terkemuka dengan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman EPIC →POLYX adalah token protokol native dari Polymesh, blockchain berizin tingkat institusional yang dibuat khusus untuk aset yang teregulasi. Blockchain ini mempersingkat proses lama dan membuka pintu baru bagi instrumen keuangan baru dengan memecahkan tantangan infrastruktur publik seputar tata kelola, identitas, kepatuhan, kerahasiaan, dan penyelesaian. Token ini dapat digunakan untuk staking dan mengamankan jaringan, membayar biaya transaksi, serta terlibat dalam tata kelola.
Selengkapnya di halaman POLYX →