Perbedaan Epic Chain dan Ondo: Epic Chain diperdagangkan di Rp5.895 (kapitalisasi pasar Rp197,54M, volume 24 jam Rp244,6M), sedangkan Ondo diperdagangkan di Rp5.970 (kapitalisasi pasar Rp29,04T, volume 24 jam Rp1,17T). Perbedaan utamanya: Ondo jauh lebih besar — sekitar 147× kapitalisasi pasar Epic Chain, dan suplai beredar Epic Chain 33,6M / 33,6M EPIC (100%) dibanding 4,9B / 10B ONDO (49%) milik Ondo. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Epic Chain selama 9 Hari dan Ondo selama 46 Hari.
| EPIC | ONDO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp197,54M | Rp29,04T |
Volume (24h) | Rp244,6M | Rp1,17T |
Suplai yang Beredar | 33,6M / 33,6M EPIC (100%) | 4,9B / 10B ONDO (49%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 46 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
EPIC saat ini diperdagangkan pada Rp6.217 dengan kapitalisasi pasar Rp209,23 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish yang kuat berdasarkan moving averages. Token telah mencapai sirkulasi penuh 33,6 juta EPIC dengan rata-rata hold time 9 hari. Tidak ada berita atau pembaruan protokol terkini yang tercatat untuk aset ini.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada level support terendah Rp3.737 jika terjadi rebound, namun tekanan jual dominan. Risiko utama mencakup likuiditas rendah dan ketiadaan perkembangan fundamental yang dapat mendukung pemulihan harga.
Ondo (ONDO) saat ini diperdagangkan pada Rp5.845 dengan kapitalisasi pasar Rp28,47 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek namun dengan indikator osilator yang bullish. Token ini memiliki supply terbatas 10 juta dengan 49% sudah beredar. Harga saat ini berada di bawah pivot point Rp5.987, mendekati support level S1 di Rp5.900. RSI menunjukkan kondisi oversold yang dapat memicu rebound teknis.
Outlook keseluruhan netral-bearish dengan peluang rebound dari level oversold, namun tekanan jual masih dominan. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan ketergantungan pada perkembangan ekosistem blockchain yang mendasarinya. Investor perlu memantau breakout di atas resistance kunci untuk konfirmasi perubahan tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Epic Chain (EPIC), penerus Ethernity Chain (ERN), disetujui oleh 97,1% komunitas dan kini beroperasi sebagai blockchain ETH Layer 2. Berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA) dan hiburan, platform ini mengintegrasikan keamanan berbasis AI, DRM, dan teknologi Web3. Dengan pasar hiburan diperkirakan mencapai $3,5 triliun pada 2030, Epic Chain memungkinkan merek global membawa franchise mereka ke blockchain, termasuk tokoh ikonik seperti Messi, Shaq, dan Muhammad Ali. Kini, Epic memperluas jangkauannya ke franchise hiburan terkemuka dengan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman EPIC →Ondo (ONDO) adalah token mata uang kripto yang digunakan terutama untuk tata kelola dalam Ondo DAO. DAO ini mengawasi berbagai proyek, termasuk Flux Finance, sebuah protokol pinjaman peer-to-peer yang mendukung aset tanpa izin dan berizin. Ondo bertujuan untuk mendemokratisasi akses ke layanan keuangan kelas institusi dengan menawarkan berbagai produk DeFi, seperti pinjaman dengan imbal hasil tetap yang didukung oleh aset kripto melalui sistem Vaults-nya.
Selengkapnya di halaman ONDO →