Perbedaan Epic Chain dan Mira: Epic Chain diperdagangkan di Rp6.015 (kapitalisasi pasar Rp201,56M, volume 24 jam Rp207,4M), sedangkan Mira diperdagangkan di Rp683,95 (kapitalisasi pasar Rp219,33M, volume 24 jam Rp96,46M). Perbedaan utamanya: Epic Chain dan Mira berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Epic Chain 33,6M / 33,6M EPIC (100%) dibanding 321,5M / 1B MIRA (33%) milik Mira. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Epic Chain selama 9 Hari dan Mira selama 22 Hari.
| EPIC | MIRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp201,56M | Rp219,33M |
Volume (24h) | Rp207,4M | Rp96,46M |
Suplai yang Beredar | 33,6M / 33,6M EPIC (100%) | 321,5M / 1B MIRA (33%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 22 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
EPIC saat ini diperdagangkan pada Rp6.371 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek berdasarkan rata-rata bergerak, meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi rebound. Token telah mencapai sirkulasi penuh 33,6 juta EPIC, namun tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang tercatat. Harga berada di atas support kunci Rp6.004 dengan resistensi terdekat di Rp6.828.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati karena tekanan jual dominan, dengan peluang rebound teknis dari level oversold. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi, likuiditas terbatas dengan volume rendah, dan ketergantungan pada momentum pasar kripto yang lebih luas tanpa dukungan fundamental kuat.
Token MIRA saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp724,0515 dan market cap Rp233M. Secara teknis, sinyal keseluruhan bearish didukung oleh moving averages yang sangat bearish, meskipun osilator netral. Harga berada di dekat level pivot Rp726, dengan support kuat di Rp718 dan resistance di Rp738. Token ini memiliki supply terbatas 1 juta dengan 33% dalam sirkulasi dan rata-rata hold time 22 hari, menunjukkan distribusi yang terkonsentrasi.
Outlook jangka pendek tetap hati-hati karena tekanan jual teknis, namun fundamental tokenomics yang terbatas bisa menjadi katalis jangka panjang. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi karena volume rendah dan likuiditas terbatas. Investor harus memantau breakout di atas Rp738 untuk konfirmasi perubahan tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Epic Chain (EPIC), penerus Ethernity Chain (ERN), disetujui oleh 97,1% komunitas dan kini beroperasi sebagai blockchain ETH Layer 2. Berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA) dan hiburan, platform ini mengintegrasikan keamanan berbasis AI, DRM, dan teknologi Web3. Dengan pasar hiburan diperkirakan mencapai $3,5 triliun pada 2030, Epic Chain memungkinkan merek global membawa franchise mereka ke blockchain, termasuk tokoh ikonik seperti Messi, Shaq, dan Muhammad Ali. Kini, Epic memperluas jangkauannya ke franchise hiburan terkemuka dengan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman EPIC →Mira is a decentralized verification network that enables autonomous AI by eliminating human oversight. Using consensus-based verification across multiple AI models, Mira delivers mathematically verifiable and trustless results in real time. This ensures accuracy and reliability for critical fields like healthcare, finance, and law—transforming AI from a supervised tool into truly independent intelligence.
Selengkapnya di halaman MIRA →