Perbedaan Epic Chain dan Lagrange: Epic Chain diperdagangkan di Rp7.909 (kapitalisasi pasar Rp259,41M, volume 24 jam Rp256,08M), sedangkan Lagrange diperdagangkan di Rp1.026 (kapitalisasi pasar Rp196,2M, volume 24 jam Rp98,18M). Perbedaan utamanya: Epic Chain lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Epic Chain dibatasi (33,6M / 33,6M EPIC (100%)), sedangkan Lagrange terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Epic Chain selama 10 Hari dan Lagrange selama 7 Hari.
| EPIC | LA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp259,41M | Rp196,2M |
Volume (24h) | Rp256,08M | Rp98,18M |
Suplai yang Beredar | 33,6M / 33,6M EPIC (100%) | 193M LA |
Typical Hold Time | 10 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Epic Chain (EPIC), penerus Ethernity Chain (ERN), disetujui oleh 97,1% komunitas dan kini beroperasi sebagai blockchain ETH Layer 2. Berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA) dan hiburan, platform ini mengintegrasikan keamanan berbasis AI, DRM, dan teknologi Web3. Dengan pasar hiburan diperkirakan mencapai $3,5 triliun pada 2030, Epic Chain memungkinkan merek global membawa franchise mereka ke blockchain, termasuk tokoh ikonik seperti Messi, Shaq, dan Muhammad Ali. Kini, Epic memperluas jangkauannya ke franchise hiburan terkemuka dengan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman EPIC →Lagrange mengkhususkan diri dalam pembuatan zero-knowledge proof untuk AI yang aman dan pribadi. Produk unggulannya, DeepProve, adalah sistem zkML tercepat yang memungkinkan verifikasi AI melalui zero-knowledge proofs. Lagrange juga menawarkan Jaringan ZK Prover terdesentralisasi untuk pembuatan proof yang aman dan hemat biaya, didukung oleh validator besar seperti Coinbase Cloud dan Kraken. Selain itu, ZK Coprocessor berbasis SQL memungkinkan smart contract untuk memindahkan perhitungan kompleks dan memverifikasinya secara on-chain.
Selengkapnya di halaman LA →