Perbedaan Epic Chain dan io.net: Epic Chain diperdagangkan di Rp8.180 (kapitalisasi pasar Rp275,26M, volume 24 jam Rp224,5M), sedangkan io.net diperdagangkan di Rp2.892 (kapitalisasi pasar Rp1,06T, volume 24 jam Rp337,76M). Perbedaan utamanya: io.net jauh lebih besar — sekitar 3,9× kapitalisasi pasar Epic Chain, dan suplai beredar Epic Chain 33,6M / 33,6M EPIC (100%) dibanding 365,5M / 800M IO (46%) milik io.net. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Epic Chain selama 10 Hari dan io.net selama 33 Hari.
| EPIC | IO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp275,26M | Rp1,06T |
Volume (24h) | Rp224,5M | Rp337,76M |
Suplai yang Beredar | 33,6M / 33,6M EPIC (100%) | 365,5M / 800M IO (46%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 33 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Epic Chain saat ini diperdagangkan pada Rp7.238 dengan kapitalisasi pasar Rp242,32 juta. Sinyal teknis keseluruhan netral dengan indikator moving average bearish dan osilator netral. Token telah mencapai sirkulasi penuh 33,6 juta EPIC dengan rata-rata hold time 10 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan netral dengan peluang rebound dari level support Rp5.796, namun risiko volatilitas tinggi karena likuiditas terbatas. Investor perlu waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan minimnya aktivitas jaringan yang dapat mempengaruhi stabilitas harga dalam jangka pendek.
IO saat ini diperdagangkan pada Rp2.923 dengan kapitalisasi pasar Rp1,06 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak dan indikator ADX. Tingkat sirkulasi token 46% dan rata-rata waktu tahan 33 hari mencerminkan distribusi yang stabil. Harga berada di antara support kunci Rp2.688 dan resistance Rp2.911, dengan RSI jangka pendek mengindikasikan kondisi oversold yang berpotensi memicu rebound. Tidak ada pembaruan protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan netral-bearish dengan peluang rebound teknis dari level support, namun risiko volatilitas tinggi karena momentum jual dominan. Investor perlu memantau volume perdagangan dan sentimen komunitas crypto untuk konfirmasi perubahan tren, sambil waspada terhadap tekanan regulator sektor aset digital yang dapat mempengaruhi likuiditas.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Epic Chain (EPIC), penerus Ethernity Chain (ERN), disetujui oleh 97,1% komunitas dan kini beroperasi sebagai blockchain ETH Layer 2. Berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA) dan hiburan, platform ini mengintegrasikan keamanan berbasis AI, DRM, dan teknologi Web3. Dengan pasar hiburan diperkirakan mencapai $3,5 triliun pada 2030, Epic Chain memungkinkan merek global membawa franchise mereka ke blockchain, termasuk tokoh ikonik seperti Messi, Shaq, dan Muhammad Ali. Kini, Epic memperluas jangkauannya ke franchise hiburan terkemuka dengan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman EPIC →io.net, sebelumnya ANTBIT, memanfaatkan jaringan komputasi terdesentralisasi yang didukung oleh Solana dan Aptos untuk memberi para insinyur machine learning akses ke cluster cloud terdistribusi. Hal ini bertujuan untuk mengatasi tantangan seperti ketersediaan yang terbatas, pilihan yang buruk, dan tingginya biaya yang terkait dengan akses GPU di cloud publik.
Selengkapnya di halaman IO →