Perbedaan Epic Chain dan Inter Milan Fan Token: Epic Chain diperdagangkan di Rp6.230 (kapitalisasi pasar Rp211,73M, volume 24 jam Rp330,65M), sedangkan Inter Milan Fan Token diperdagangkan di Rp3.820 (kapitalisasi pasar Rp46,87M, volume 24 jam Rp18,12M). Perbedaan utamanya: Epic Chain jauh lebih besar — sekitar 4,5× kapitalisasi pasar Inter Milan Fan Token, dan suplai beredar Epic Chain 33,6M / 33,6M EPIC (100%) dibanding 12,6M / 19,7M INTER (65%) milik Inter Milan Fan Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Epic Chain selama 9 Hari dan Inter Milan Fan Token selama 23 Hari.
| EPIC | INTER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp211,73M | Rp46,87M |
Volume (24h) | Rp330,65M | Rp18,12M |
Suplai yang Beredar | 33,6M / 33,6M EPIC (100%) | 12,6M / 19,7M INTER (65%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 23 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Epic Chain (EPIC), penerus Ethernity Chain (ERN), disetujui oleh 97,1% komunitas dan kini beroperasi sebagai blockchain ETH Layer 2. Berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA) dan hiburan, platform ini mengintegrasikan keamanan berbasis AI, DRM, dan teknologi Web3. Dengan pasar hiburan diperkirakan mencapai $3,5 triliun pada 2030, Epic Chain memungkinkan merek global membawa franchise mereka ke blockchain, termasuk tokoh ikonik seperti Messi, Shaq, dan Muhammad Ali. Kini, Epic memperluas jangkauannya ke franchise hiburan terkemuka dengan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman EPIC →Token INTER Fan memungkinkan penggemar Inter Milan memiliki pengaruh ter-tokenisasi dalam keputusan klub. Penggemar dapat berpartisipasi dalam berbagai pilihan, seperti menentukan lagu selebrasi gol atau memilih petarung MMA yang akan bertanding. Dengan ikut serta dalam keputusan ini, penggemar bisa mendapatkan hadiah dan akses ke pengalaman eksklusif yang tidak bisa dibeli, termasuk kesempatan bertemu pemain favorit, menikmati layanan VIP di stadion, dan banyak lagi.
Selengkapnya di halaman INTER →