Perbedaan Epic Chain dan Hemi: Epic Chain diperdagangkan di Rp8.000 (kapitalisasi pasar Rp265,01M, volume 24 jam Rp261,27M), sedangkan Hemi diperdagangkan di Rp81,46 (kapitalisasi pasar Rp79,44M, volume 24 jam Rp176,69M). Perbedaan utamanya: Epic Chain jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar Hemi, dan suplai Epic Chain dibatasi (33,6M / 33,6M EPIC (100%)), sedangkan Hemi terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Epic Chain selama 10 Hari dan Hemi selama 26 Hari.
| EPIC | HEMI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp265,01M | Rp79,44M |
Volume (24h) | Rp261,27M | Rp176,69M |
Suplai yang Beredar | 33,6M / 33,6M EPIC (100%) | 977,5M HEMI |
Typical Hold Time | 10 Hari | 26 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Epic Chain (EPIC), penerus Ethernity Chain (ERN), disetujui oleh 97,1% komunitas dan kini beroperasi sebagai blockchain ETH Layer 2. Berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA) dan hiburan, platform ini mengintegrasikan keamanan berbasis AI, DRM, dan teknologi Web3. Dengan pasar hiburan diperkirakan mencapai $3,5 triliun pada 2030, Epic Chain memungkinkan merek global membawa franchise mereka ke blockchain, termasuk tokoh ikonik seperti Messi, Shaq, dan Muhammad Ali. Kini, Epic memperluas jangkauannya ke franchise hiburan terkemuka dengan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman EPIC →Hemi is a modular Layer-2 blockchain that bridges Bitcoin’s unmatched security with Ethereum’s programmability to create a unified ecosystem for DeFi and cross-chain interoperability. Built as a Bitcoin-Ethereum Supernetwork, Hemi integrates a Bitcoin node directly into its Ethereum-compatible hVM, allowing seamless access to Bitcoin’s state data. Through its innovative Proof-of-Proof consensus, Hemi inherits Bitcoin’s decentralized security while achieving transaction finality in about 90 minutes—bringing scalable, secure, and interoperable DeFi to both networks.
Selengkapnya di halaman HEMI →