Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Megalestari Epack Sentosaraya Tbk. (EPAC) vs KMI Wire Cable Tbk (KBLI)

Megalestari Epack Sentosaraya Tbk.Trading
KMI Wire Cable TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Megalestari Epack Sentosaraya Tbk. dan KMI Wire Cable Tbk: Megalestari Epack Sentosaraya Tbk. diperdagangkan di Rp69 (kapitalisasi pasar 234,54 M, volume 24 jam 69,7 jt), sedangkan KMI Wire Cable Tbk diperdagangkan di Rp324 (kapitalisasi pasar 1,3 T, volume 24 jam 550,2 rb). Perbedaan utamanya: KMI Wire Cable Tbk jauh lebih besar — sekitar 5,5× kapitalisasi pasar Megalestari Epack Sentosaraya Tbk., dan Megalestari Epack Sentosaraya Tbk. lebih aktif diperdagangkan (69,7 jt vs 550,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

EPACKBLI
Kapitalisasi Pasar
234,54 M1,3 T
Volume
69,7 jt550,2 rb
Lot
696,96 rb5,5 rb
Perputaran
4,83 M178,18 jt
Harga Rata-rata
69,23323,84
Nilai Transaksi
4,83 M178,18 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
69324
Volume Ekuilibrium Indikatif
19,54 rb13,3 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

EPAC
Lihat detail
KBLI
Lihat detail

Tentang Megalestari Epack Sentosaraya Tbk.

PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk ("Company") formerly PT Era Prima Adi Cipta Kreasindo and its subsidiaries (together the "Group") was established based on the Deed No.55, dated June 18, 2013 of Poppie Savitri Martosuhardjo Pharmanto, S.H., notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman EPAC

Tentang KMI Wire Cable Tbk

PT KMI Wire and Cable Tbk (the Company) formerly PT. GT Kabel Indonesia is one of the largest telecommunications and power cable producer. It is owned 53% by Gadjah Tunggal Group. It was established in 1972 by Electro GmbH of Germany (today known as Alcatel Kabelmetal) and PT Gunung Ngadeg Djaya.The Company was established wtihin the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11 year 1970, based on deed No. 42 dated January 19, 1972 of Djojo Muljadi, SH, notary in Jakarta

Selengkapnya di halaman KBLI