Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Morenzo Abadi Perkasa Tbk. (ENZO) vs Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP)

Morenzo Abadi Perkasa Tbk.Trading
Gunung Raja Paksi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Morenzo Abadi Perkasa Tbk. dan Gunung Raja Paksi Tbk.: Morenzo Abadi Perkasa Tbk. diperdagangkan di Rp69 (kapitalisasi pasar 147,05 M, volume 24 jam 8,6 jt), sedangkan Gunung Raja Paksi Tbk. diperdagangkan di Rp296 (kapitalisasi pasar 3,56 T, volume 24 jam 344,8 rb). Perbedaan utamanya: Gunung Raja Paksi Tbk. jauh lebih besar — sekitar 24,2× kapitalisasi pasar Morenzo Abadi Perkasa Tbk., dan Morenzo Abadi Perkasa Tbk. lebih aktif diperdagangkan (8,6 jt vs 344,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ENZOGGRP
Kapitalisasi Pasar
147,05 M3,56 T
Volume
8,6 jt344,8 rb
Lot
85,96 rb3,45 rb
Perputaran
591,25 jt101,61 jt
Harga Rata-rata
68,78294,7
Nilai Transaksi
591,25 jt101,61 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
69296
Volume Ekuilibrium Indikatif
4,14 rb15

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ENZO
Lihat detail
GGRP
Lihat detail

Tentang Morenzo Abadi Perkasa Tbk.

PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk, (The “Company”) was established based on Notarial Deed No. 21 of Jhon Langsung, S.H., dated January 10, 2013. Company commenced its commercial business activities in 2013. PT Tritunggal Sukses Investama is the ultimate Parent Entity and Parent Entity of the Company and Mr. Markus Silitonga as the ultimate shareholder.

Selengkapnya di halaman ENZO

Tentang Gunung Raja Paksi Tbk.

PT. Gunung Raja Paksi Tbk (the Company) was established under the name of PT Gunung Naga Mas based on Notarial Deed No.229 of Chairani Bustami,S.H. dated August 20,1990 that was amended by Notarial Deed No.25 dated June 6,1991. The change from Foreign Capital Investment (“FCI”) to Domestic Capital Investment (“DCI”) has been approved by the Capital Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia in its Letter No.346/1/IP/PMDN/2016 dated December 15, 2016.

Selengkapnya di halaman GGRP