Perbedaan Enso dan SuperVerse: Enso diperdagangkan di Rp13.490 (kapitalisasi pasar Rp277,49M, volume 24 jam Rp335,24M), sedangkan SuperVerse diperdagangkan di Rp1.559 (kapitalisasi pasar Rp996,13M, volume 24 jam Rp64,19M). Perbedaan utamanya: SuperVerse jauh lebih besar — sekitar 3,6× kapitalisasi pasar Enso, dan suplai beredar Enso 20,6M / 127,3M ENSO (17%) dibanding 640,2M / 1.000M SUPER (65%) milik SuperVerse. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Enso selama 9 Hari dan SuperVerse selama 27 Hari.
| ENSO | SUPER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp277,49M | Rp996,13M |
Volume (24h) | Rp335,24M | Rp64,19M |
Suplai yang Beredar | 20,6M / 127,3M ENSO (17%) | 640,2M / 1.000M SUPER (65%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 27 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Enso adalah protokol infrastruktur blockchain yang menyederhanakan pengembangan lintas chain melalui komponen dan logika eksekusi terstandarisasi. Protokol ini menghubungkan berbagai jaringan menggunakan Actions dan Shortcuts yang dapat digunakan ulang, sehingga developer tidak perlu membangun integrasi kompleks dari awal. Dengan arsitektur berbasis intent, pengguna cukup menentukan hasil yang diinginkan sementara Enso menangani proses routing dan eksekusi secara efisien di berbagai chain.
Selengkapnya di halaman ENSO →SuperVerse adalah protokol keuangan terdesentralisasi cross-chain (DeFi) yang dibangun untuk memfasilitasi peluncuran non-fungible token (NFT) baru tanpa diperlukan pemrograman. Pasar dan seperangkat alat inovatif memungkinkan proyek apa pun untuk menerapkan farming dengan aturannya sendiri. Token SUPER memberi pengguna akses ke berbagai peluang di dunia kripto melalui SUPERVERSE, Partner Video Games, dan drop NFT yang sering terjadi.
Selengkapnya di halaman SUPER →