Perbedaan Enso dan RedStone: Enso diperdagangkan di Rp13.563 (kapitalisasi pasar Rp277,49M, volume 24 jam Rp335,24M), sedangkan RedStone diperdagangkan di Rp1.968 (kapitalisasi pasar Rp882,77M, volume 24 jam Rp59,06M). Perbedaan utamanya: RedStone jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar Enso, dan suplai beredar Enso 20,6M / 127,3M ENSO (17%) dibanding 448,9M / 1B RED (45%) milik RedStone. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Enso selama 9 Hari dan RedStone selama 13 Hari.
| ENSO | RED | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp277,49M | Rp882,77M |
Volume (24h) | Rp335,24M | Rp59,06M |
Suplai yang Beredar | 20,6M / 127,3M ENSO (17%) | 448,9M / 1B RED (45%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Enso adalah protokol infrastruktur blockchain yang menyederhanakan pengembangan lintas chain melalui komponen dan logika eksekusi terstandarisasi. Protokol ini menghubungkan berbagai jaringan menggunakan Actions dan Shortcuts yang dapat digunakan ulang, sehingga developer tidak perlu membangun integrasi kompleks dari awal. Dengan arsitektur berbasis intent, pengguna cukup menentukan hasil yang diinginkan sementara Enso menangani proses routing dan eksekusi secara efisien di berbagai chain.
Selengkapnya di halaman ENSO →RedStone ($RED) adalah jaringan oracle terdesentralisasi yang menyediakan data khusus untuk aplikasi DeFi di lebih dari 70 blockchain. Token RED mendukung staking, menjaga keamanan jaringan, dan memberikan imbalan kepada pengguna.
Selengkapnya di halaman RED →