Perbedaan Enso dan Merlin Chain: Enso diperdagangkan di Rp13.859 (kapitalisasi pasar Rp284,5M, volume 24 jam Rp263,23M), sedangkan Merlin Chain diperdagangkan di Rp320,53 (kapitalisasi pasar Rp432,03M, volume 24 jam Rp23,97M). Perbedaan utamanya: Merlin Chain lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Enso 20,6M / 127,3M ENSO (17%) dibanding 1,4B / 2,1B MERL (65%) milik Merlin Chain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Enso selama 9 Hari dan Merlin Chain selama 10 Hari.
| ENSO | MERL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp284,5M | Rp432,03M |
Volume (24h) | Rp263,23M | Rp23,97M |
Suplai yang Beredar | 20,6M / 127,3M ENSO (17%) | 1,4B / 2,1B MERL (65%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Enso adalah protokol infrastruktur blockchain yang menyederhanakan pengembangan lintas chain melalui komponen dan logika eksekusi terstandarisasi. Protokol ini menghubungkan berbagai jaringan menggunakan Actions dan Shortcuts yang dapat digunakan ulang, sehingga developer tidak perlu membangun integrasi kompleks dari awal. Dengan arsitektur berbasis intent, pengguna cukup menentukan hasil yang diinginkan sementara Enso menangani proses routing dan eksekusi secara efisien di berbagai chain.
Selengkapnya di halaman ENSO →Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →