Perbedaan Enso dan Solayer: Enso diperdagangkan di Rp16.717 (kapitalisasi pasar Rp344,1M, volume 24 jam Rp131,23M), sedangkan Solayer diperdagangkan di Rp1.059 (kapitalisasi pasar Rp500,82M, volume 24 jam Rp197,59M). Perbedaan utamanya: Solayer lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Enso dibatasi (20,6M / 127,3M ENSO (17%)), sedangkan Solayer terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Enso selama 9 Hari dan Solayer selama 35 Hari.
| ENSO | LAYER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp344,1M | Rp500,82M |
Volume (24h) | Rp131,23M | Rp197,59M |
Suplai yang Beredar | 20,6M / 127,3M ENSO (17%) | 475,5M LAYER |
Typical Hold Time | 9 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Enso adalah protokol infrastruktur blockchain yang menyederhanakan pengembangan lintas chain melalui komponen dan logika eksekusi terstandarisasi. Protokol ini menghubungkan berbagai jaringan menggunakan Actions dan Shortcuts yang dapat digunakan ulang, sehingga developer tidak perlu membangun integrasi kompleks dari awal. Dengan arsitektur berbasis intent, pengguna cukup menentukan hasil yang diinginkan sementara Enso menangani proses routing dan eksekusi secara efisien di berbagai chain.
Selengkapnya di halaman ENSO →Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →