Perbedaan Enso dan Impossible Cloud Network: Enso diperdagangkan di Rp13.734 (kapitalisasi pasar Rp287,06M, volume 24 jam Rp255,5M), sedangkan Impossible Cloud Network diperdagangkan di Rp2.402 (kapitalisasi pasar Rp607,88M, volume 24 jam Rp13,3M). Perbedaan utamanya: Impossible Cloud Network jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Enso, dan suplai beredar Enso 20,6M / 127,3M ENSO (17%) dibanding 253M / 700M ICNT (37%) milik Impossible Cloud Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Enso selama 9 Hari dan Impossible Cloud Network selama 4 Hari.
| ENSO | ICNT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp287,06M | Rp607,88M |
Volume (24h) | Rp255,5M | Rp13,3M |
Suplai yang Beredar | 20,6M / 127,3M ENSO (17%) | 253M / 700M ICNT (37%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Enso adalah protokol infrastruktur blockchain yang menyederhanakan pengembangan lintas chain melalui komponen dan logika eksekusi terstandarisasi. Protokol ini menghubungkan berbagai jaringan menggunakan Actions dan Shortcuts yang dapat digunakan ulang, sehingga developer tidak perlu membangun integrasi kompleks dari awal. Dengan arsitektur berbasis intent, pengguna cukup menentukan hasil yang diinginkan sementara Enso menangani proses routing dan eksekusi secara efisien di berbagai chain.
Selengkapnya di halaman ENSO →Impossible Cloud Network (ICN) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mendukung layanan cloud kelas enterprise. ICN menyediakan akses tanpa izin ke sumber daya storage, komputasi, dan jaringan yang terdistribusi.
Selengkapnya di halaman ICNT →