Perbedaan Enso dan Gas: Enso diperdagangkan di Rp13.734 (kapitalisasi pasar Rp284,5M, volume 24 jam Rp263,23M), sedangkan Gas diperdagangkan di Rp16.554 (kapitalisasi pasar Rp1,08T, volume 24 jam Rp18,41M). Perbedaan utamanya: Gas jauh lebih besar — sekitar 3,8× kapitalisasi pasar Enso, dan suplai Enso dibatasi (20,6M / 127,3M ENSO (17%)), sedangkan Gas terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Enso selama 9 Hari dan Gas selama 48 Hari.
| ENSO | GAS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp284,5M | Rp1,08T |
Volume (24h) | Rp263,23M | Rp18,41M |
Suplai yang Beredar | 20,6M / 127,3M ENSO (17%) | 65M GAS |
Typical Hold Time | 9 Hari | 48 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Enso adalah protokol infrastruktur blockchain yang menyederhanakan pengembangan lintas chain melalui komponen dan logika eksekusi terstandarisasi. Protokol ini menghubungkan berbagai jaringan menggunakan Actions dan Shortcuts yang dapat digunakan ulang, sehingga developer tidak perlu membangun integrasi kompleks dari awal. Dengan arsitektur berbasis intent, pengguna cukup menentukan hasil yang diinginkan sementara Enso menangani proses routing dan eksekusi secara efisien di berbagai chain.
Selengkapnya di halaman ENSO →GAS adalah token NEP-17 di Neo yang digunakan untuk menyelesaikan biaya transaksi jaringan Neo. Neo sendiri adalah blockchain Layer-1 yang memanfaatkan Neo Virtual Machine (NVM) untuk mengeksekusi kontrak pintar dan melayani pengalaman developer dengan mendukung berbagai bahasa pemrograman. Neo menggunakan mekanisme konsensus Byzantine Fault Tolerance (dBFT) yang didelegasikan untuk mencapai konsensus jaringan.
Selengkapnya di halaman GAS →