Perbedaan Ethereum Name Service dan LayerZero: Ethereum Name Service diperdagangkan di Rp72.548 (kapitalisasi pasar Rp3,05T, volume 24 jam Rp116,57M), sedangkan LayerZero diperdagangkan di Rp14.324 (kapitalisasi pasar Rp5,18T, volume 24 jam Rp311,06M). Perbedaan utamanya: LayerZero lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai LayerZero dibatasi (364M / 1B ZRO (37%)), sedangkan Ethereum Name Service terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethereum Name Service selama 31 Hari dan LayerZero selama 13 Hari.
| ENS | ZRO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,05T | Rp5,18T |
Volume (24h) | Rp116,57M | Rp311,06M |
Suplai yang Beredar | 42M ENS | 364M / 1B ZRO (37%) |
Typical Hold Time | 31 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Ethereum Name Service adalah sistem penamaan terdistribusi, terbuka, dan dapat diperluas yang berbasis di blockchain Ethereum. ENS adalah token tata kelola yang digunakan untuk mengatur protokol dan memengaruhi keputusan dalam menentukan harga address .eth dan price oracle. Pemilik token juga bisa mendelegasikan token mereka ke DAO untuk pemungutan suara.
Selengkapnya di halaman ENS →LayerZero adalah protokol interoperabilitas blockchain yang menghubungkan berbagai blockchain untuk mendukung pengembangan aplikasi dan token omnichain. LayerZero menggunakan endpoint on-chain yang tidak dapat diubah dan Security Stack, memastikan pesan yang aman dan bebas sensor di berbagai jaringan blockchain.
Selengkapnya di halaman ZRO →