Perbedaan Ethereum Name Service dan eCash: Ethereum Name Service diperdagangkan di Rp79.121 (kapitalisasi pasar Rp3,22T, volume 24 jam Rp276,01M), sedangkan eCash diperdagangkan di Rp0,1202 (kapitalisasi pasar Rp2,43T, volume 24 jam Rp1,29T). Perbedaan utamanya: Ethereum Name Service lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai eCash dibatasi (20,1T / 21T XEC (96%)), sedangkan Ethereum Name Service terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethereum Name Service selama 30 Hari dan eCash selama 116 Hari.
| ENS | XEC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,22T | Rp2,43T |
Volume (24h) | Rp276,01M | Rp1,29T |
Suplai yang Beredar | 40,9M ENS | 20,1T / 21T XEC (96%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 116 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Ethereum Name Service adalah sistem penamaan terdistribusi, terbuka, dan dapat diperluas yang berbasis di blockchain Ethereum. ENS adalah token tata kelola yang digunakan untuk mengatur protokol dan memengaruhi keputusan dalam menentukan harga address .eth dan price oracle. Pemilik token juga bisa mendelegasikan token mereka ke DAO untuk pemungutan suara.
Selengkapnya di halaman ENS →ECash (XEC) adalah versi baru dari Bitcoin Cash ABC (BCHA), yang merupakan cabang dari Bitcoin (BTC) dan Bitcoin Cash (BCH). XEC menyebut dirinya sebagai "cryptocurrency yang dirancang untuk digunakan sebagai uang elektronik." ECash secara spesifik bertujuan untuk menjadi sarana transaksi yang digunakan untuk membayar barang dan jasa.
Selengkapnya di halaman XEC →