Perbedaan Ethereum Name Service dan USDC: Ethereum Name Service diperdagangkan di Rp79.121 (kapitalisasi pasar Rp3,22T, volume 24 jam Rp276,01M), sedangkan USDC diperdagangkan di Rp18.070 (kapitalisasi pasar Rp1.319,87T, volume 24 jam Rp179,48T). Perbedaan utamanya: USDC jauh lebih besar — sekitar 409,9× kapitalisasi pasar Ethereum Name Service, dan suplai beredar Ethereum Name Service 40,9M ENS dibanding 73,1B USDC milik USDC. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethereum Name Service selama 30 Hari dan USDC selama 61 Hari.
| ENS | USDC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,22T | Rp1.319,87T |
Volume (24h) | Rp276,01M | Rp179,48T |
Suplai yang Beredar | 40,9M ENS | 73,1B USDC |
Typical Hold Time | 30 Hari | 61 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Ethereum Name Service adalah sistem penamaan terdistribusi, terbuka, dan dapat diperluas yang berbasis di blockchain Ethereum. ENS adalah token tata kelola yang digunakan untuk mengatur protokol dan memengaruhi keputusan dalam menentukan harga address .eth dan price oracle. Pemilik token juga bisa mendelegasikan token mereka ke DAO untuk pemungutan suara.
Selengkapnya di halaman ENS →USD Coin adalah stablecoin yang dipatok ke dolar AS dengan basis 1:1. Stablecoin ini awalnya diluncurkan secara terbatas pada September 2018. Sederhananya, mantra USD Coin adalah 'uang digital untuk era digital' — dan stablecoin dirancang untuk dunia di mana transaksi tanpa uang tunai menjadi lebih umum. USD Coin bertujuan untuk mengungguli para pesaing dalam beberapa cara. Salah satunya melalui transparansi dan jaminan bahwa pengguna akan dapat menarik 1 USDC dan menerima $1 sebagai imbalan tanpa masalah.
Selengkapnya di halaman USDC →