Perbedaan Ethereum Name Service dan Tellor: Ethereum Name Service diperdagangkan di Rp79.121 (kapitalisasi pasar Rp3,26T, volume 24 jam Rp282,4M), sedangkan Tellor diperdagangkan di Rp269.825 (kapitalisasi pasar Rp750,08M, volume 24 jam Rp120,27M). Perbedaan utamanya: Ethereum Name Service jauh lebih besar — sekitar 4,3× kapitalisasi pasar Tellor, dan suplai beredar Ethereum Name Service 40,9M ENS dibanding 2,8M TRB milik Tellor. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethereum Name Service selama 30 Hari dan Tellor selama 34 Hari.
| ENS | TRB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,26T | Rp750,08M |
Volume (24h) | Rp282,4M | Rp120,27M |
Suplai yang Beredar | 40,9M ENS | 2,8M TRB |
Typical Hold Time | 30 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Ethereum Name Service adalah sistem penamaan terdistribusi, terbuka, dan dapat diperluas yang berbasis di blockchain Ethereum. ENS adalah token tata kelola yang digunakan untuk mengatur protokol dan memengaruhi keputusan dalam menentukan harga address .eth dan price oracle. Pemilik token juga bisa mendelegasikan token mereka ke DAO untuk pemungutan suara.
Selengkapnya di halaman ENS →Tellor adalah protokol oracle terdesentralisasi yang memperbarui data off-chain, membuatnya tersedia untuk kontrak smart contract on-chain. Oracle Tellor menyediakan data yang dapat diminta, divalidasi, dan ditempatkan on-chain tanpa izin, dengan para pelapor data yang bersaing untuk insentif TRB. Para pelapor data membawa informasi berharga on-chain untuk berbagai aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TRB →