Perbedaan Ethereum Name Service dan TokenFi: Ethereum Name Service diperdagangkan di Rp79.121 (kapitalisasi pasar Rp3,22T, volume 24 jam Rp276,01M), sedangkan TokenFi diperdagangkan di Rp39,93 (kapitalisasi pasar Rp39,92M, volume 24 jam Rp127,68M). Perbedaan utamanya: Ethereum Name Service jauh lebih besar — sekitar 80,7× kapitalisasi pasar TokenFi, dan suplai TokenFi dibatasi (1B / 10B TOKEN (11%)), sedangkan Ethereum Name Service terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethereum Name Service selama 30 Hari dan TokenFi selama 10 Hari.
| ENS | TOKEN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,22T | Rp39,92M |
Volume (24h) | Rp276,01M | Rp127,68M |
Suplai yang Beredar | 40,9M ENS | 1B / 10B TOKEN (11%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Ethereum Name Service adalah sistem penamaan terdistribusi, terbuka, dan dapat diperluas yang berbasis di blockchain Ethereum. ENS adalah token tata kelola yang digunakan untuk mengatur protokol dan memengaruhi keputusan dalam menentukan harga address .eth dan price oracle. Pemilik token juga bisa mendelegasikan token mereka ke DAO untuk pemungutan suara.
Selengkapnya di halaman ENS →TokenFi bertujuan menyederhanakan tokenisasi cryptocurrency dan aset, dengan posisi untuk menjadi platform tokenisasi terdepan di dunia. Industri tokenisasi diperkirakan akan mencapai $16 triliun pada tahun 2030. TokenFi diluncurkan oleh tim berpengalaman Floki, pencipta token populer Floki. Mereka memanfaatkan keahlian mereka untuk menjadikan TokenFi sebagai platform teratas di bidang tokenisasi.
Selengkapnya di halaman TOKEN →