Perbedaan Ethereum Name Service dan Slash Vision Labs: Ethereum Name Service diperdagangkan di Rp72.548 (kapitalisasi pasar Rp3,04T, volume 24 jam Rp110,21M), sedangkan Slash Vision Labs diperdagangkan di Rp59,39 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp2,34M). Perbedaan utamanya: suplai beredar Ethereum Name Service 42M ENS dibanding -- milik Slash Vision Labs, dan Ethereum Name Service lebih aktif diperdagangkan (Rp110,21M vs Rp2,34M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethereum Name Service selama 31 Hari dan Slash Vision Labs selama 10 Hari.
| ENS | SVL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,04T | -- |
Volume (24h) | Rp110,21M | Rp2,34M |
Suplai yang Beredar | 42M ENS | -- |
Typical Hold Time | 31 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Ethereum Name Service adalah sistem penamaan terdistribusi, terbuka, dan dapat diperluas yang berbasis di blockchain Ethereum. ENS adalah token tata kelola yang digunakan untuk mengatur protokol dan memengaruhi keputusan dalam menentukan harga address .eth dan price oracle. Pemilik token juga bisa mendelegasikan token mereka ke DAO untuk pemungutan suara.
Selengkapnya di halaman ENS →Slash Vision Labs adalah platform pembayaran cryptocurrency yang dirancang untuk mempermudah penggunaan aset digital dalam transaksi sehari-hari. Sebagai pencipta kartu kredit berbasis crypto pertama yang sesuai regulasi di Jepang, Slash Vision Labs menjembatani keuangan tradisional dengan mata uang digital. Slash Card, bersama dengan token SVL, menjadi pintu masuk bagi pengguna baru di Jepang yang ingin menjelajahi dunia crypto. Dengan menghadirkan solusi pembayaran yang aman dan self-custodial, Slash Vision Labs memudahkan integrasi cryptocurrency ke dalam kehidupan sehari-hari.
Selengkapnya di halaman SVL →