Perbedaan Ethereum Name Service dan Propy: Ethereum Name Service diperdagangkan di Rp79.121 (kapitalisasi pasar Rp3,26T, volume 24 jam Rp282,4M), sedangkan Propy diperdagangkan di Rp6.472 (kapitalisasi pasar Rp648,31M, volume 24 jam Rp89,2M). Perbedaan utamanya: Ethereum Name Service jauh lebih besar — sekitar 5× kapitalisasi pasar Propy, dan suplai beredar Ethereum Name Service 40,9M ENS dibanding 100M PRO milik Propy. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethereum Name Service selama 30 Hari dan Propy selama 6 Hari.
| ENS | PRO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,26T | Rp648,31M |
Volume (24h) | Rp282,4M | Rp89,2M |
Suplai yang Beredar | 40,9M ENS | 100M PRO |
Typical Hold Time | 30 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Ethereum Name Service adalah sistem penamaan terdistribusi, terbuka, dan dapat diperluas yang berbasis di blockchain Ethereum. ENS adalah token tata kelola yang digunakan untuk mengatur protokol dan memengaruhi keputusan dalam menentukan harga address .eth dan price oracle. Pemilik token juga bisa mendelegasikan token mereka ke DAO untuk pemungutan suara.
Selengkapnya di halaman ENS →Propy adalah platform berbasis blockchain yang mendigitalkan sertifikat properti dan mengotomatiskan transaksi melalui smart contract. Platform ini mendukung pembayaran kripto serta mengurangi risiko fraud dan proses administratif yang panjang. Token PRO digunakan untuk reward, tata kelola, dan pembayaran biaya dalam ekosistemnya.
Selengkapnya di halaman PRO →