Perbedaan Ethereum Name Service dan Orca: Ethereum Name Service diperdagangkan di Rp79.121 (kapitalisasi pasar Rp3,22T, volume 24 jam Rp276,01M), sedangkan Orca diperdagangkan di Rp21.707 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp354,93M). Perbedaan utamanya: Ethereum Name Service jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Orca, dan suplai beredar Ethereum Name Service 40,9M ENS dibanding 60,8M ORCA milik Orca. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethereum Name Service selama 30 Hari dan Orca selama 30 Hari.
| ENS | ORCA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,22T | Rp1,32T |
Volume (24h) | Rp276,01M | Rp354,93M |
Suplai yang Beredar | 40,9M ENS | 60,8M ORCA |
Typical Hold Time | 30 Hari | 30 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Ethereum Name Service adalah sistem penamaan terdistribusi, terbuka, dan dapat diperluas yang berbasis di blockchain Ethereum. ENS adalah token tata kelola yang digunakan untuk mengatur protokol dan memengaruhi keputusan dalam menentukan harga address .eth dan price oracle. Pemilik token juga bisa mendelegasikan token mereka ke DAO untuk pemungutan suara.
Selengkapnya di halaman ENS →Orca adalah DEX yang paling ramah pengguna di Solana dan salah satu AMM serbaguna pertama yang diluncurkan di sana. Pengguna bisa menukar aset, mendapatkan yield, dan memberikan likuiditas melalui interface yang mudah digunakan. Berbagai proyek menggunakan Orca sebagai "money-lego" untuk mengintegrasikan fitur swap, farming, atau data on-chain ke dalam dApp mereka.
Selengkapnya di halaman ORCA →